Berita

Abdimas UMY dan Unisa Yogyakarta Dukung Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM Perempuan Melalui Pelatihan Pemasaran Online

Yogyakarta, Suara ‘AisyiyahSaat ini, pemasaran online adalah keniscayaan di dunia bisnis. Akan tetapi, sebagian besar perempuan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) belum memahaminya. Hal tersebut disampaikan Tri Hastuti Nur R, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam acara Pelatihan Pemasaran Online untuk perempuan pelaku UMKM di Gamping Sleman.

Dalam pelatihan yang diadakan pada Rabu (2/2) itu, Tri menyebut bahwa rata-rata perempuan hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan pemasaran online maksimal 50% tentang istilah dan fitur-fitur marketing. Padahal, menurut Tri, perempuan pelaku UMKM secara kuantitas cukup besar dan merupakan penopang ekonomi keluarga sekaligus penopang ekonomi nasional.

“Oleh karena itu, menjadi sebuah kebutuhan mendesak bagi perempuan pelaku UMKM diberikan kesempatan meningkatkan kemampuan pemasaran online sehingga usahanya mampu bersaing dan terus meningkat,” terang Tri.

Pelatihan pemasaran online ini merupakan program pengabdian masyarakat (PKM) kolaborasi UMY dan Unisa Yogyakarta dalam meningkatkan daya saing produk-produk pelaku UMKM perempuan. Peserta dari program pengabdian adalah perempuan pelaku UMKM pengrajin Batik Shibori di Kecamatan Gamping.

Di masyarakat, minat terhadap wastra (kain) Nusantara sedang tinggi, salah satunya adalah Batik Shibori. Shibori adalah teknik membuat motif kain serupa batik yang dilakukan di Jepang.

Baca Juga: Literasi Digital Tingkatkan Keberdayaan Ekonomi Perempuan

Menurut Faidati, dosen Unisa Yogyakarta, kegiatan pengabdian masyarakat ini diwujudkan dengan peningkatan keterampilan pemasaran online dengan materi antara lain pengenalan fotografi untuk pemasaran online, workshop foto produk, dan strategi pemasaran online menggunakan media sosial.

Faidati menjelaskan bahwa model, waktu, dan metode pelatihan ini dilaksanakan dengan mengikuti kebutuhan dan waktu para perempuan pelaku UMKM ini. Oleh karena itu, pelatihan dilaksanakan dalam beberapa pertemuan. “Harapannya para pengrajin shibori dapat bertahan di tengah himpitan pandemi Covid-19 ini,” ujar Faidati.

Dalam pelatihan ini, perempuan pelaku UMKM Shibori belajar bagaimana pemilihan kamera untuk fotografi, mulai dari yang sederhana sampai paling canggih, konsep, dan teknik fotografi. Peserta diajarkan tips untuk memperoleh kualitas fotografi yang bagus dengan memperhatikan cahaya, intensitas, warna, serta waktu pemotretan objek yang dapat berpengaruh pada kualitas hasil fotografi.

Selanjutnya untuk materi pemasaran online, para peserta belajar bersama bagaimana langkah-langkah membangun bisnis secara online. Mereka harus menetapkan posisi mana yang diinginkan yaitu peran dropship atau makelar, reseller, businnes owner atau produsen, dan investor. Perempuan pelaku UMKM harus melakukan riset sederhana, misalkan untuk strategi pemasaran, tren pasar, selera konsumen, dan sebagainya sehingga dapat menghasilkan hasil yang maksimal.

Para peserta juga sangat antusias mengikuti materi tentang pengelolaan akun Instagram sebagai media pemasaran online. Pelatihan pemanfaatan media sosial untuk pemasaran online ditutup dengan praktek bagaimana membuat konten digital dalam bentuk video yang akan diunggah di media sosial sebagai materi pemasaran online. (abdimas)

Related posts
Sosial Budaya

Perempuan-Perempuan Palestina

Oleh: Hajriyanto Y. Thohari Perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka sampai hari ini telah berlangsung hampir 75 tahun. Dalam masa tiga perempat abad…
Berita

Unisa Yogyakarta Adakan Syawalan bagi Seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Memasuki bulan Syawal 1443 H dalam suasana lebaran tahun ini, Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menggelar kegiatan Pengajian Syawalan…
Berita

Dapat Ide saat KKN dan Buat Film saat Skripsi, Film Subuh Kembali Menang Festival

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Film Subuh (Miracle at Dawn)  memperoleh apresiasi. Film ini terpilih Family Sunday Movie edisi April 2022 yang dihelat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.