Aisyiyah Jatim Resmikan Posbakum, Bentuk Kepedulian Persoalan Hukum Perempuan dan Anak

Berita 21 Okt 2021 2 100x

Surabaya, Suara ‘Aisyiyah – Sebagai bentuk perhatian persoalan hukum yang menimpa masyarakat, khususnya perempuan dan anak, Bidang Majelis Hukum dan HAM (MHH) ‘Aisyiyah Jawa Timur meresmikan Kantor Pos Bantuan Hukum (Posbakum) ‘Aisyiyah Jatim di daerah Darmokali Surabaya, Rabu (20/10/2021).

Ketua Bidang MHH PWA Jatim, Arini Jauharoh menjelaskan, untuk pertama kalinya ‘Aisyiyah mempunyai amal usaha, yaitu pembukuan Posbakum ‘Aisyiyah yang nantinya akan melayani berbagai macam masalah-masalah hukum, mulai bantuan hukum, informasi hukum, pemberkasan atau pelayanan administrasi hukum seperti pertanahan, perkawinan, perceraian, dan lain sebagainya.

“Untuk konsultasi maupun bantuan sampai ke pengadilan bisa terlayani karena kami mempunyai ahli-ahli, seperti pengacara, para legal, ahli hukum pertanahan, notaris yang kami libatkan di sini untuk membuka Posbakum guna melayani masyarakat khususnya perempuan dan anak,” papar Arini.

Baca Juga: Penegakan Hukum Tebang Pilih, Apa yang Harus Dilakukan?

Di tempat yang sama, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur, Siti Dalilah Candrawati menjelaskan, Posbakum milik ‘Aisyiyah Jatim bekerja sama Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, khususnya Fakultas Hukum (FH) dan Fakultas Agama Islam (FAI) karena ada prodi hukum ekonomi juga hukum keluarga sehingga keberadaan Posbakum memberikan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum, baik bersifat ligitasi maupun non ligitasi yang tentunya mereka membutuhkan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi.

“Selain mempunyai program-program penyuluhan hukum, Posbakum juga menjadi bengkel praktik bagi para mahasiswa FH dan FAI sebagai observasi layanan hukum,” ungkap Siti Dalilah.

Masih dengan Siti Dalilah, Posbakum terdiri dari gabungan praktisi dari Unmuh dan ‘Aisyiyah yang melakukan kegiatan secara bergantian, bisa datang secara langsung maupun virtual untuk memudahkan masyarakat yang awam hukum maupun enggan berurusan dengan hukum dapat segera mendapatkan solusi atas persoalannya.

Lanjut Siti Dalilah, kaum perempuan kebanyakan lebih memendam masalah. Oleh sebab itulah tugas kita supaya mereka mempunyai keberanian untuk mengungkapkan, caranya bisa dengan pendekatan dari hati ke hati secara empat mata antara konselor dengan mereka yang mempunyai masalah. Misalkan masalah rumah tangga kita hadirkan suami dan istri yang kadang hanya karena masalah sepele menjadi besar, itu bisa kita bantu melalui mediasi secara internal.

“Mudah-mudahan peresmian Posbakum, salah satu amal usaha MHH yang ada di tingkat organisasi pusat merupakan langkah awal di tingkat wilayah, dapat diikuti Pimpinan Daerah untuk membentuk Posbakum, terutama letaknya yang berdekatan dengan kampus, supaya bisa bersinergi,” harap Siti Dalilah. (yudha)

2 thoughts on “Aisyiyah Jatim Resmikan Posbakum, Bentuk Kepedulian Persoalan Hukum Perempuan dan Anak”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *