Hajriyanto Y. Thohari: Amerika adalah Penulis Skenario Penjajahan Israel Atas Palestina

Berita 29 Mei 2021 1 120x
Hajriyanto Y. Thohari

Hajriyanto Y. Thohari

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Apa yang terjadi antara Palestina dan Israel bukanlah konflik, tetapi penjajahan: Israel berada di pihak penjajah, sedangkan Palestina di pihak terjajah. Dubes RI untuk Lebanon Hajriyanto Y. Thohari menegaskan bahwa apa yang dilakukan Israel adalah proyek kolonialisasi yang melibatkan negara-negara adidaya, seperti Amerika dan Inggris.

Secara historis, menurut Hajriyanto, berdirinya Israel pada tahun 1948 tidak dapat dilepaskan dari kolonialisme Inggris. Dan hanya berselang 4 (empat) jam setelah deklarasi berdirinya Israel, Amerika mengakui dan memberikan dukungan penuh kepada Israel. Hal tersebut ia sampaikan dalam forum diskusi bertajuk “Masa Depan Palestina: Jalan Panjang Perdamaian, Hak Perempuan & Anak dan Keberpihakan Media” yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengembangan ‘Aisyiyah (LPPA) PP ‘Aisyiyah pada Sabtu (29/5).

Baca Juga

PP ‘Aisyiyah: Kemerdekaan Palestina Harus Terus Diperjuangkan

Keterlibatan Amerika di Timur Tengah, menurut Hajriyanto –sebagaimana dikutip dari Rabie (2004)–, didasarkan atas lima motif utama, yakni; (a) pengamanan akses terhadap minyak; (b) dukungan dan proteksi atas Israel; (c) pengamanan basis-basis dan pangkalan militer AS di Timteng; (d) mempertahankan rezim-rezim yang berkuasa di negara-negara Arab sehingga tetap menjadi aliansi setia AS, dan; (e) membendung gerakan ‘radikalisme’ dan ‘teroris’ Islam. Lima motif inilah yang oleh Hajriyanto diistilahkan sebagai ‘Pancasila’ politik luar negeri AS di Timteng.

Atas dasar itu, menurutnya, tidak mengherankan apabila dunia mengutuk tindakan biadab Israel, Amerika berdiri tegak membela Israel. “Amerika sangat bertanggung jawab atas persoalan Palestina. Mereka ada penulis skenario penjajahan Israel atas Palestina,” tegasnya.

Hajriyanto menjelaskan bahwa peta politik konflik Palestina-Israel semakin rumit setelah Amerika sebagai negara adidaya menetapkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Ditambah lagi dengan sikap beberapa negara Arab yang tidak lagi menjadikan isu Palestina sebagai perhatian utama.

Baca Juga

‘Aisyiyah Mengutuk Agresi Militer Israel terhadap Palestina

Menurut Hajriyanto, intervensi Amerika itulah yang menjadi sebab kenapa nasib Palestina saat ini dapat dibilang berada di pundak Amerika. “Pasalnya, Amerika-lah yang selama ini mengatur Palestina-Israel. Selama ini Amerika bukan sekadar mediator atau broker perdamaian, tapi sejatinya pelaku dan pengambil inisiatif melebihi Israel dan Palestina (Arab) sendiri sekalipun,” jelasnya

Dengan situasi tersebut, Hajriyanto menekankan adanya solidaritas internasional kepada Palestina. “Solidaritas internasional kepada Palestina harus terus dibangun dan dilakukan. Kemerdekaan Palestina adalah kemerdekaan seluruh bangsa Palestina. Sebuah bangsa yang terdiri dari beragam agama, sekte, ideologi, dan kelompok,” tegasnya. (sb)

One thought on “Hajriyanto Y. Thohari: Amerika adalah Penulis Skenario Penjajahan Israel Atas Palestina”

Tinggalkan Balasan