Anak, Anugerah Allah yang Harus Dijaga

Berita 26 Okt 2021 0 65x

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Senin (25/10), Lembaga Kebudayaan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menyelenggarakan Podcast Dialog Dakwah Budaya yang yang disiarkan secara langsung pada kanal YouTube @Majelis Tabligh Muhammadiyah dengan mengusung tema “Anak Menurut Pandangan Islam”. Acara tersebut menghadirkan Chusniatun sebagai narasumber.

Chusniatun mengatakan bahwa anak merupakan anugerah serta amanah dari Allah swt. kepada orang tuanya dalam rangka untuk mengawal anak tersebut agar dapat bertumbuh kembang dengan potensi-potensi yang dimiliki, sehingga pada saatnya nanti anak tersebut dapat melaksanakan tugasnya sebagai hamba Allah.

Potensi yang dimiliki oleh anak, menurutnya, tidak hanya mengenai dimensi kognitif, efektif, dan psikomotorik, tetapi juga harus dibekali potensi berketuhanan. Chusniatun mengungkapakan, nilai religius ini harus ditanamkan kepada anak, dan paling utama adalah dengan mengenalkan ketauhidan.

Baca Juga: Peran Anak dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah

Di dalam al-Quran disampaikan bahwa setiap orang harus menjaga dirinya dari api neraka. Pun demikian, orang-orang yang menjadi tanggug jawabnya juga harus selamat dari api neraka. Chusniatun menyampaikan, masing-masing di antara kita harus menjaga diri sendiri dahulu, kemudian dapat menjaga orang lain.

Lebih lanjut, Chusniatun menyampaikan bahwa dalam Islam, anak bukanlah milik orang tua, melainkan titipan Allah. Oleh karenanya, orang tua harus menjaga privasinya untuk menjaga kehormatan anak serta memberikan kebebasan menentukan pilihan hidupnya ketika sudah dewasa.

Ia menambahakan, menurut para ahli pendidikan Islam, dikatakan bahwa kewajiban pada anak adalah untuk tidak syirik atau menyekutukan Allah. Secara kejiwaan, seorang anak harus menghormati dan menyayangi orang tuanya, atau dalam istilah Jawa disebut “mikul duwur mendem jero”. Jadi dalam hal ini anak harus menerima orang tuanya dengan apa adanya. Kemudian, apa yang sudah diberikan orang tuanya harus disyukuri.

Di akhir penyampaiannya, Chusniatun menyampaikan, “anak itu merupakan anugerah Allah yang merupakan tunas-tunas muda manusia yang nantinya akan menjadi khalifah fi al-ardh dan ibadurrahman. Maka siapapun yang menjadi orang tua harus memperlakukan anak dengan baik dan dapat memberikan contoh yang baik kepada anak”. (silvi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *