Betahun-Tahun Vakum, PGP Kembali Tampil di Tasyakur Akbar 100 Tahun TK ABA

Berita 16 Nov 2019 0 42x

Sleman, Suara ‘Aisyiyah– Suskes dalam membuka Tasyakur Akbar 100 Tahun TK ABA, Persatuan Genderang Putri Nasyiatul Aisyiyah (PGP) jadikan Tanwir II ‘Aisyiyah pada Sabtu (16/11/2019) sebagai ajang reuni serta tampil perdana setelah betahun-tahun vakum.

Betahun-Tahun Vakum, PGP Kembali Tampil di Tasyakur Akbar 100 Tahun TK ABA
(Dok. Suara ‘Aisyiyah)

Sri Surotun, sesepuh PGP menjelaskan bahwa Persatuan Genderang Putri Nasyiatul Aisyiyah atau dikenal PGP ini, telah didirikan sejak tahun 1964 dibawah naungan Nasyiatul ‘Aisyiyah. PGP dibentuk sebagai wadah generasi muda untuk berdakwah lewat musik kala itu.

Kiprah PGP pada tahun 1960-an pernah mengiringi sunatan, peresmian masjid, hingga pernah diundang ke Istana Negara pada tahun 1965 oleh Bung Karno.

 “PGP bermula dengan menghimpun siswi putri dari berbagai sekolah menengah pertama (SMP) tidak hanya Muhammadiyah. Namun, tidak berlangsung lama, setelah personil PGP banyak yang menikah dan pindah domisili PGP sempat vakum,” ungkapnya.

Setelah bertahun-tahun vakum, baru-baru saja pada juli 2019 PGP generasi awal ini mengadakan reuni. Maka, saat itu pula ada usulan dari Chamamah Soeratno yang dahulu merupakan Ketua Umum Nasyiatul ‘Aisyiyahm kala itu, mengajak PGP kembali bermain drumband. Sehingga wajar jika personil PGP yang tampil usianya kisaran 30 hingga 70 tahun.

Dikarenakan, rindu serta bangganya personil PGP generasi 1964-1980 bermain drumband, maka atas inisiatif sendiri, mulai dari biaya tranportasi hingga kostum tak menghalangi mereka untuk tampil. Hingga akhirnya, Pembukaan Tasyakur Akbar 100 Tahun TK ABA dapat merekat kembali silaturrahmi personil PGP dari berbagai kota. (Gustin Juna)

Leave a Reply