Dakwah kepada Wali Murid

Parenting 12 Jul 2020 0 131x

 Oleh : Dr. Hibana Yusuf (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Pendidikan menjadi jalan efektif untuk membangun karakter anak. Sekolah telah menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi bangsa dan umat Islam pada umumnya. Peran dan dukungan orang tua dan lingkungan keluarga sangat dibutuhkan dalam membantu pendidikan anak. Untuk mewujudkan hal tersebut, dakwah kepada orang tua sangat diperlukan agar orang tua lebih serius memberikan dukungan terhadap putera-puterinya.

Tujuan dari dakwah kepada orang tua ini untuk bersama-sama mewujudkan generasi emas yang mampu menegakkan agama Allah. Hal itu menjadi tugas berbagai pihak, namun orang tualah yang akan bertanggung jawab terhadap anak yang diamanahkan Allah kepadanya. Maka peran aktif orang tua/wali murid sangat diperlukan oleh pihak sekolah dalam pendidikan anak.

Dakwah untuk Orang Tua

Pertama, Mendidik anak dengan baik. Abdullah bin Umar RA. berkata, “Didiklah anakmu, karena sesungguhnya engkau akan dimintai pertanggungjawaban mengenai adab dan pendidikan yang telah engkau berikan kepadanya. Dan dia juga akan ditanya mengenai kebaikan dirimu kepadanya serta ketaatannya kepada dirimu.”(Tuhfah al Maudud hal. 123).

Kedua, memilihkan sekolah yang tepat dalam pendidikan dan keagamaan anak. Nabi bersabda, “Tiada suatu pemberian yang lebih utama dari orang tua kepada anaknya selain  pendidikan yang baik.” (HR. Al Hakim: 7679).

Ketiga,  menjadi figur teladan bagi anak.  Semua orang tua berharap memiliki anak yang sholih. Maka orang tualah yang lebih dulu berupaya menjadi orang yang shalih. Anak ibarat cermin. Bagaimana bisa bayangan itu lurus, sementara bendanya bengkok.

Ketiga, mendukung, memotivasi dan memfasilitasi anak. Dukungan lahiriyah batiniyah sangat dibutuhkan, agar anak dapat belajar dan mengembangkan diri lebih optimal.

Keempat, menjalin komunikasi secara efektif. Komunikasi sangat diperlukan, walau  berkala. Karena melalui komunikasi aktif akan memotivasi anak, dan dapat menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi.

Kelima, mendoakan anak terus menerus. Karena doa orang tua untuk anaknya sungguh mujarab dan ‘ijabah.

Tulisan ini pernah dipublikasikan pada Majalah Suara ‘Aisyiyah Edisi 8, Agustus 2017, Rubrik Edukasiana

Sumber ilustasi : https://salerno.occhionotizie.it/mercato-san-severino-disinteressato-figlio-giudice-assolve-4-maggio-2018/

Leave a Reply