Haji

Dirjen PHU: Pengolahan Daging Dam Harus Taati Syariah Compliance, Berikut Tahapan Pengolahannya

Pengelolaan Dam petugas maupun jemaah haji hendaknya mengedepankan Syariah Compliance atau kepatuhan terhadap prinsip syariah. Hal tersebut disampaikan Hilman Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji Umrah (PHU) dalam acara Penerimaan dan Penyaluran Dam Olahan Petugas dan Jemaah Haji Indonesia di Syirkah Itslats Kota Makkah, Kamis (20/6/2024).

Menaati Syariah Compliance

Ia menjelaskan, “Syariah compliance pengelolaan Dam yang kita susun aturannya agar bisa dipatuhi berbagai pihak dari mulai KBIHU maupun mitra kita di RPH (Rumah Pemotongan Hewan).” Hilman memberi contoh, Syariah compliance mengatur tentang usia hewan yang dikurbankan, berat badan hewan, hingga kualitas hewan agar terhindari dari penyakit. Pengaturan itu bertujuan supaya terdapat kepastian pengelolaan ketika jemaah maupun petugas membayar Dam.

Sebelum tahun 2022, ungkap Arsyad Hidayat selaku Direktur Bina Haji, pemerintah belum terlibat ke dalam ranah pengelolaan Dam. Pembayaran dan pengelolaan Dam masih dilaksanakan oleh individu jemaah haji dengan cara masing-masing, seperti membayar langsung ke bank bahkan ada pula datang langsung ke pasar hewan dan tempat penyembelihan.

Namun, terang Arsyad, “Kita melihat tidak sedikit mereka yang melakukan penyembelihan, dalam kaca mata pemerintah Arab Saudi dianggap tidak resmi. Kita juga tidak bisa mempertanggungjawabkan syariah compliance-nya serta ketepatan pendistribusian hewan.”

Hasil Mudzakaroh Perhajian

Pemerintah, lanjut Arsyad, melihat fenomena ini tidak boleh diteruskan. Pada tahun 2022, pemerintah mengadakan Mudzakaroh Perhajian. “Salah satu rekomendasinya adalah melakukan perbaikan tata kelola hewan Dam,” ungkap Arsyad.

Dari hasil mudzakaroh perhajian tersebut, jelas Arsyad, pemerintah mencoba mengimplementasikannya diawali terlebih dahulu dengan tata kelola Dam bagi petugas di tahun 2023. “Alhamdulillah, tahun ini, pemerintah telah memulai tata kelola Dam bagi petugas maupun jemaah haji. Ini juga bagian dari peran pembinaan dan perlindungan bagi jemaah haji,” ujar Arsyad.

Total terdapat 10.000 kambing Dam yang dikelola baik dari pembayaran Dam petugas maupun jemaah haji. Ia berharap, ke depan, semakin banyak jemaah yang mempercayakan pembayaran Dam untuk memastikan pengelolaan Dam sesuai Syariah Compliance yang ditetapkan. Apa yang dilaku

Saat berkunjung ke Itslats, perusahaan yang dipercaya mengolah daging Dam sebelum diberikan ke masyarakat Indonesia di Arab Saudi maupun di tanah air, ditunjukkan proses pengolahan daging Dam agar sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

Tahapan Pengolahan Daging Dam

Rizaludin Kurniawan selaku pimpinan bagian penghimpunan di Baznas, menjelaskan proses pengolahan daging Dam setelah disembelih di RPH tersertifikat. “Jika tahun kemarin, daging dam diberikan dalam bentuk karkas daging beku, maka sekarang diupayakan dalam bentuk daging olahan atau ready to cook agar lebih mudah masuk ke tanah air dan masa expired lebih lama hingga dua tahun,” jelas Rizal.

Ia mengungkapkan terdapat beberapa tahapan sebelum daging siap dikirim. Pertama, pemotongan; Kedua, menguliti; Ketiga, memisahkan kepala, kaki, dan jeroan; Keempat, dibawa ke freezer untuk dibekukan; Kelima, daging dipotong kecil. Keenam, daging diberi bumbu kemudian dimasak; Ketujuh, daging yang sudah diolah dimasukkan ke mesin vakum; Kedelapan, Daging dimasukkan ke meskin sterilisasi agar zero bakteri. Kesembilan, dilakukan deteksi zero metal; Kesepuluh, daging dikemas baru kemudian dimasukkan ke Cold Storage untuk siap kirim. (hns)

Related posts
Haji

Menko PMK Apresiasi Sukses Haji Tahun Ini

Makkah-Suara ‘Aisyiyah. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengapresiasi kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M. Menurutnya…
Haji

Pemerintah Arab Saudi: Jemaah Haji 2024 1,8 Juta Orang, Terbanyak Dari Asia

Makkah-Suara ‘Aisyiyah. Jumlah jemaah haji tahun 2024 mencapai 1,8 juta orang. Hal tersebut disampaikan oleh General Authority for Statistics Arab Saudi  Arab…
Haji

Jemaah KBIHU 'Aisyiyah City Tour Ke Thaif, Belajar Sejarah Nabi dan Kagumi Alam Thaif

Makkah-Suara ‘Aisyiyah. Usai melaksanakan puncak ibadah haji, sembari menanti jadwal pendorongan menuju Madinah, tidak jarang jemaah menggunakan waktunya untuk melakukan rihlah atau…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *