Berita

Empat Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah Aceh Tandatangani MoU Kerja Sama

Penandatanganan Mou Empat PTMA Aceh
Penandatanganan Mou Empat PTMA Aceh

Penandatanganan Mou Empat PTMA Aceh

Banda Aceh, Suara ‘Aisyiyah – Selasa (15/06), bertempat di Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), empat Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Rapat lt. 2 Unmuha.

Dalam kesempatan tersebut Universitas Muhammadiyah Aceh dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat melangsungkan penandatanganan MoU bersama Stikes Muhammadiyah Aceh serta Stikes Muhammadiyah Lhokseumawe, dilanjutkan penandatanganan antara Unmuha dengan Stikes Muhammadiyah Aceh dan Stikes Muhammadiyah Lhokseumawe.

Aslam Nur mengatakan, “kerja sama antar Perguruan Tinggi (PT) itu sebuah keniscayaan pada masa kini. Kerja sama itu harus terbangun dengan baik. Apalagi di dalam persyarikatan Muhammadiyah begitu banyak PT. Tentu kita berharap bahwasanya sesama PTMA bisa maju bersama dan saling membantu. Untuk itu, kita berharap kepada Wakil Rektor, kepada para Dekan khususnya dan Kepala Biro setidaknya setelah acara MoU hari ini bisa ditindaklanjuti dengan action: bentuk kerja nyata dari kerja sama tersebut”.

Baca Juga: Internasionalisasi Pendidikan Muhammadiyah-‘Aisyiyah

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Riki Saputra didampingi Ketua Tim Lembaga Kerjasama dan Urusan International Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Surya Eka Priana dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Rektor Unmuha atas sambutannya. Beliau berharap ke depan MoU ini dapat diaplikasikan dengan baik sehingga dapat memberikan keuntungan untuk kedua belah pihak.

Riki Saputra juga menyampaikan bahwa program kampus merdeka, merdeka belajar yang digencarkan Mendikbud dapat mempererat hubungan antar PTMA se-Indonesia karena terdapat program pertukaran Mahasiswa dan Dosen. Dengan begitu, diharapakan hubungan antar PTMA se-Indonesia menjadi lebih baik lagi. “Sebagai perguruan tinggi yang sama-sama di bawah naungan persyarikatan Muhammadiyah, kita diuntungkan untuk melaksanakan program dari Kemendikbud ini,” pungkasnya. (Agusnaidi B/sb)

Related posts
Sejarah

Sekolah Bidan Aisjijah, Kontribusi Aisyiyah Lahirkan Tenaga Kesehatan Islam di Indonesia

Isu kesehatan sudah menjadi perhatian ‘Aisyiyah sejak awal. Pada 1930, misalnya, di tengah kongres Muhammadiyah ke-19 di Minangkabau, ‘Aisyiyah mengadakan Kongres Bayi…
Tokoh

Siti Aisyah dalam Riwayat Kepemimpinan Aisyiyah

Oleh: Muarif “…bukan Muhammadijah jang menghadjatkan kepada kita, tetapi kitalah jang menghadjatkan akan hidup suburnja Muhammadijah…” (Siti Aisyah). Pesan Siti Aisyah, salah…
Liputan

Perluas Segmen Jamaah Pengajian untuk Menebar Kebermanfaatan Aisyiyah

Chalifah, Ketua Majelis Tabligh PP ‘Aisyiyah, mengakui tidak mudah merangkul semua segmen dalam satu pengajian. Oleh karena itu, ungkapnya saat diwawancara Suara…

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.