FAI Unmuha dan FTIK IAIN Langsa Tanda Tangani MoA Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

Berita 24 Sep 2021 0 40x

Banda Aceh, Suara ‘Aisyiyah – Kamis (23/9), Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa menandatangani Nota Kesepakatan (MoA), tentang meningkatkan mutu pendidikan Perguruan Tinggi serta penelitian. Penandatangan dilakukan di Kampus Unmuha, ruang rapat, lantai II, Biro Rektor.

Penandatanganan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Aceh Fadhlullah, Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh Saiful, Kepala KUI dan Kerjasama Febyolla Presilawati, Wakil Dekan I FAI Rosnidarwati, Wakil Dekan II FAI Irvanusir, Humas Mimi Asri, dan Kaprodi. Sedangkan dari  Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Dekan FTIK IAIN Langsa Zainal Abidin, Wakil Dekan  III FTIK Mahyiddin, FTIK IAIN Langsa Mahlil, dan rombongan.

Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Aceh Fadhlullah mengatakan “pengembangan ilmu pengetahuan pada era sekarang tidaklah mungkin berdiri sendiri, seluruhnya harus dikerjakan bersama-sama dalam sistem Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi”.

Baca Juga: Internasionalisasi Pendidikan Muhammadiyah-‘Aisyiyah

Fadhlullah berharap, terjalinnya kerja sama antara FAI Unmuha dan FTIK IAIN Langsa ini akan meningkatkan dan meluaskan jangkauan ilmu, kreativitas, dan pengalaman antar kedua perguruan tinggi yang bersangkutan.

Lebih lanjut, Dekan FTIK IAIN Langsa Zainal Abidin mengatakan bahwa dengan kerja sama ini, para dosen yang telah menempuh jenjang pendidikan tinggi dari berbagai wilayah bahkan lintas negara, akan mendapatkan kesempatan untuk saling berbagi ilmu dan pengalamannya.

Ia juga mengatakan, “terkait dengan muatan kerja sama ini, pengelolaan perguruan tinggi tidak mungkin dikelola sendiri lagi; harus kolaboratif dengan tuntutan MBKM. Maka dalam konteks penyelenggaraan pendidikan, kami membuka realisasi kerja sama. Langsung ada Perjanjian Kerja Sama (PKS), misalnya dengan sharing mata kuliah; dosen di Unmuha mengajar secara online di IAIN Langsa”. (Agusnaidi B/sb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *