Berita

Gelar Pengabdian Masyarakat, UM Sukabumi Terapkan Standar Rumah Sehat dan Lingkungan Guna Cegah Penyebaran Tuberkolosis

Sukabumi, Suara ‘Aisyiyah Dosen program studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Cisaat, Komunitas Kader TB, dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Cigunung, Kecamatan Cisaat yang terlibat dalam TB-HIV Community Care bersama-sama berkontribusi pada tindakan penanganan masalah penyebaran penyakit tuberkololis (TB), khususnya tindakan pencegahan agar penyakit menular TB tidak semakin meluas.

Lokasi yang dituju dalam program ini adalah tempat tinggal salah satu pasien di wilayah Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Adapun masyarakat yang dituju adalah masyarakat yang berada di sekitar lokasi pasien tersebut tinggal. Kecamatan Cisaat merupakan salah satu dari 10 kecamatan dengan kasus tuberculosis tertinggi di Kabupaten Sukabumi. Kondisi lingkungan dan tingkat kepadatan penduduk turut serta menjadi penyebab timbulnya temuan kasus di setiap tahunnya.

Penanganan masalah TB ini tidak bisa hanya diserahkan kepada petugas kesehatan dan pasien yang bersangkutan saja. Penanganan secara holistik memerlukan peranan berbagai pihak, seperti keluarga pasien, pendamping pasien, pihak penyuluh kesehatan, peran komunitas untuk lingkungan yang kondusif, serta pihak-pihak lain yang bekerja sama memberikan edukasi. Bukan hanya kepada pasien, tetapi kepada seluruh masyarakat di lingkungan di mana pasien berada.

Penyuluhan atau edukasi yang rutin perlu dilakukan juga oleh pihak-pihak lain yang turut berpartisipasi, termasuk kepedulian dari kampus. Oleh karena itu, melalui program pengabdian ini, tim yang merupakan beberapa dosen dari Program Studi Teknik Sipil bermaksud mengambil peran dalam berpartisipasi memberikan edukasi akan hal tersebut melalui beberapa kegiatan di antaranya:

Pertama, melakukan edukasi pencegahan penularan tuberkolosis berbasis rumah sehat dan lingkungan yang dilakukan secara bertahap melalui kegiatan. Tim pengabdian masyarakat mengadakan penyuluhan yang diadakan melalui pertemuan kelompok terbatas untuk pencegahan penularan tuberkolosis berbasis rumah sehat dan lingkungan kepada tokoh masyarakat, komunitas perempuan, keluarga pasien, dan pasien yang bersangkutan.

Tim pengabdian masyarakat mengadakan penyuluhan yang diadakan di ruangan Posyandu Kp. Cibolang Kaler dengan peserta dari warga sekitar pasien tuberculosis, dihadiri pula oleh tokoh masyarakat setempat.

Tim pengabdian masyarakat mengadakan penyuluhan dengan sistem ketuk pintu melakukan penyebaran informasi mengenai standar rumah sehat dan lingkungan sehat dengan menggunakan brosur serta penjelasan oleh tim sosialisasi.

Tim pengabdian masyarakat mengadakan kegiatan ketuk pintu dilakukan di wilayah sekitar rumah pasien tubercolusis. Kegiatan ini dilakukan oleh tim dan didampingi oleh kader TB-HIV Community Care.

Tim pengabdian masyarakat mendampingi keluarga pasien dan komunitas kader dalam menggalang fundraising untuk mendukung proses kesembuhan pasien melalui berbagai aspek yang diperlukan untuk kesembuhannya.

Selain penyuluhan, tim pengabdian masyarakat juga melakukan kerja sama dengan beberapa pihak untuk memberikan bantuan, baik berupa sembako atau barang lain sesuai dengan kebutuhan pasien dan pasien lain di sekitar.

Baca Juga: SSR TB-HIV Kota Bengkulu Resmikan Dua Komunitas Masyarakat Peduli Tuberkulosis

Kedua, pemenuhan standar rumah sehat untuk penderita tuberkolosis melalui kegiatan bedah rumah sederhana disesuaikan dengan kebutuhan fisik rumah untuk mencapai penghawaan dan sinar matahari yang sehat untuk mendukung mendukung kesembuhan pasien. Langkah yang dilakukan adalah:

Tim pengabdian masyarakat melakukan perencanaan dan perancangan rumah/ruangan yang perlu direnovasi. Langkah pertama yang dilakukan oleh tim adalah survei dan menentukan lokasi dan ruangan mana yang memerlukan renovasi sesuai dengan standar rumah sehat, baik dilihat dari kecukupan sirkulasi udara, pencahayaan, serta kebersihannya. Pihak pasien dan keluarga sangat terbuka dan menerima program yang akan dilaksanakan dengan kesiapan memindahkan sementara pasien ke rumah keluarga lain sementara saat renovasi dilakukan.

Tim pengabdian masyarakat bekerja sama dengan masyarakat yang terlibat dengan program bedah rumah/ruangan ini melakukan pelaksanaan renovasi sampai finishing. Pelaksanaan renovasi dipandu oleh tim dan diawasi sepenuhnya oleh CV Retri Prima Karya salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pembangunan dan renovasi bangunan sebagai mitra yang membantu tim dalam membuat desain dan pelaksanaan serta evaluasi pelaksanaan renovasi. Pada pelaksanaannya, beberapa tetangga pun ikut serta membantu selain dari pihak keluarga, sehingga proses pekerjaan berjalan sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Tim pengabdian masyarakat memberikan pemahaman akan operasional dan maintenance rumah standar rumah sehat agar hasil renovasi dapat terpelihara dengan baik. Setelah pekerjaan renovasi selesai, tim melakukan edukasi kepada pasien dan keluarga untuk memelihara rumah yang sudah direnovasi agar selalu masuk kategori rumah sehat. Kemudian langkah terakhir adalah serah terima rumah yang sudah direnovasi kepada keluarga pasien.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat bermanfaat karena mengedukasi masyararakat dalam membangun kesadaran dan kepedulian terhadap masalah penyebaran penyakit TB serta pentingnya memperhatikan kondisi ruangan yang sehat serta lingkungan yang sehat. Selain itu melibatkan pula masyarakat dalam memahami standar rumah sehat untuk mencapai derajat kesehatan yang baik dan melakukan bedah rumah pasien TB sehingga menjadi contoh penerapan bagimana standar rumah sehat sederhana dapat dilakukan pada kondisi rumah pasien TB dan menjadi standar umum rumah sehat sederhana yang dapat diterapkan oleh siapapun yang ingin menciptakan rumah dan lingkungan yang sehat sehingga mampu mencegah penularan penyakit apapun yang berkaitan dengan lingkungan fisik. (nia kartika/sb)

Related posts
Berita

Dosen FEB UMY Kembangkan Ekosistem Ekonomi Jamaah dan Ranting Muhammadiyah

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Seperti Ranting Muhammadiyah pada umumnya, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tamantirto Selatan dihadapkan pada dua kondisi ekonomi yang mesti…
Berita

Dosen Farmasi STIKes Muhammadiyah Tegal Sosialisasikan Penggunaan Obat-obatan Selama Menjalankan Ibadah Puasa

Tegal, Suara ‘Aisyiyah – Program Pengabdian Kepada Masyarakat STIKes Muhammadiyah Tegal Program Studi S1 Farmasi bekerja sama dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM)…
Berita

Dongkrak Promosi Sekolah, MKKS Muhammadiyah Kabupaten Magelang Gandeng FEB dan Fisipol UMY

Magelang, Suara ‘Aisyiyah – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah Kabupaten Magelang bekerja sama dengan FEB dan Fisipol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.