Berita

Geliat Alumni SWA PK BUEKA DIY

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) DI. Yogyakarta beberapa waktu lalu mengadakan pelatihan untuk pengurus dan pengelola Bina Usaha Ekonomi Keluarga ‘Asiyiyah (BUEKA) se-Wilayah DIY bekerja sama dengan FEB UAD Yogyakarta. Pelatihan itu diikuti oleh pengurus, pengelola, dan anggota BUEKA se-DIY sejumlah 191 orang yang berasal dari BUEKA Kota Yogyakarta, Bantul, Kulonprogo, Sleman dan Gunungkidul.

Untuk melanjutkan kegiatan dan saling bersilaturahmi, dibentuklah kelompok alumni SWA PK BUEKA yang kemudian dibentuk kepengurusan. Pengurus yang dipilih oleh MEK PWA Yogyakarta diambil satu orang untuk mewakili per daerah, yaitu ada 5 (lima) orang yang masing-masing dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Gunungkidul.

Pimpinan MEK PWA Yogyakarta mengatakan, “kami membutuhkan kepanjangan tangan yang bisa membantu kami mengelola alumni ini. Maka dari itu kami membentuk kepengurusan di alumni SWA PK BUEKA ini, yang mewakili 5 daerah (Bantul, GK, Kota, KP dan Sleman)”.

Baca Juga: Dyah Suminar: Pengusaha Tidak Boleh “Alergi” pada Perubahan Zaman

Setelah dibentuk kepengurusan, langkah awal yang dilakukan adalah mendata ulang para alumni untuk dapat mengetahui lebih lanjut kondisi BUEKA di masing-masing daerah, juga untuk mengetahui usaha dari anggota. Dari pendataan itu didapatkan berbagai informasi, seperti: usaha yang sedang dilaksanakan, sudah ada izin usaha atau belum, serta menampung keinginan pengadaan pelatihan yang berhubungan dengan usaha.

Dari data yang masuk, banyak di antara anggota BUEKA yang belum memiliki Nomor Izin Berusaha (NIB), sehingga pengurus SWA PK BUEKA pada Sabtu (29/1) melaksanakan kegiatan temu perdana alumni dan sosialisasi NIB serta pendampingan pembuatan NIB. Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan DinKop UKM & PLUT DIY, dan difasilitasi oleh MEK PWA Yogyakarta.

Dalam kesempatan itu, Muryani selaku Sekretaris MEK PWA Yogyakarta dalam sambutannya menyampaikan bahwa UMKM perlu naik kelas. “Kalau kita mau naik kelas, maka modal untuk naik kelas harus bisa diraih dulu,” ujarnya.

Modal yang dia maksud antara lain adalah perizinan usaha (termasuk NIB, PIRT, sertifikat halal, dll), kapasitas diri (misal dari sisi produk, pemasaran, pengemasan, manajemen, dll). Semua itu, kata Muryani, bisa dipelajari bersama.

Melanjutkan apa yang disampaikan Muryani, Ketua Pengurus Alumni SWA PK BUEKA  Sri Wahyuni mengataka bahwa kegiatan temu alumni seperti ini akan terus diagendakan dengan tujuan agar UMKM di lingkungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dapat naik kelas. (Umi Hidayati)

Related posts
Berita

MEK dan MKS PDA Se-Jawa Tengah Gelar Koordinasi Pengadaan SWA Panti

Kudus, Suara ‘Aisyiyah – Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) dan Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah mengadakan Koordinasi…
Berita

PDA Jepara Gelar Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah

Jepara, Suara ‘Aisyiyah – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) mengadakan Wisuda Sekolah Wirausaha ‘Aisyiyah (SWA). SWA merupakan wadah untuk menumbuhkembangkan ekonomi perempuan khususnya…
Berita

PDA Rembang Gelar Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah

Rembang, Suara ‘Aisyiyah – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Rembang menggelar wisuda sebagai puncak rangkaian kegiatan Sekolah Wirausaha ‘Aisyiyah (SWA). Wisuda diselenggarakan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.