Green ‘Aisyiyah: Upaya Menyelamatkan Bumi dari Perubahan Iklim

Berita 24 Jul 2021 0 132x

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Dalam rangka merespons bencana yang merupakan dampak perubahan iklim, Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah yang bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengadakan Webinar dengan tema “Green ‘Aisyiyah: Mengatasi Bencana Akibat Dampak Perubahan Iklim”.

Webinar ini diselenggarakan pada Jumat (23/7) dengan mengundang tiga narasumber untuk menjelaskan mengenai dampak dari perubahan iklim dan penanggulangannya. Salah satu narasumber dari webinar ini adalah Hening Parlan selaku Ketua Divisi Lingkungan Hidup LLHPB Pimpinan Pusat `Aisyiyah.

Hening Parlan menjelaskan sebuah metode yang disebut dengan Eco Jihad. Menurutnya, Eco Jihad merupakan sebuah perjuangan dengan menjadikan lingkungan sebagai objek dari perjuangan tersebut.

Hening memaparkan berbagai bencana alam yang merubah tatanan iklim dunia untuk segera ditanggulangi. “Apabila bencana-bencana ini tidak segera ditanggulangi, maka kita akan kehilangan semua daya dan masa depan lingkungan untuk generasi selanjutnya,” tutur Hening.

Baca Juga: ‘Guardian of Values’ Aisyiyah dalam Mencegah Kerusakan Lingkungan

Di hadapan pengurus Aisyiyah dari seluruh daerah di Indonesia, Hening menjelaskan bahwa terdapat banyak ayat al-Quran yang membahas mengenai lingkungan dan bencana alam. Salah satunya adalah QS. ar-Rum [30]: 41 (yang berarti):

Artinya, “telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar”.

Ayat tersebut merupakan pengingat bagi manusia sebagai khalifah untuk terus bergerak melestarikan bumi. Hal ini merupakan landasan dari Eco Jihad, yakni terus memberikan semangat kepada gerakan Green ‘Aisyiyah untuk terus bergerak dan berproses.

Dalam penjelasannya, Hening memaparkan mengenai gerakan dari Green `Aisyiyah, di antaranya adalah melaksanakan kewajiban manusia sebagai khalifatullah fil ardh, menyelamatkan bumi, menyelamatkan generasi masa depan, dan mengurangi berbagai risiko akibat dari perubahan iklim dan bencana alam.

Dari gerakan-gerakan tersebut akan melahirkan berbagai kegiatan, seperti penanaman pohon, zero waste plastik, kampung iklim, green economy, kelentingan keluarga, dan green school.

Di akhir penjelasannya, Hening Parlan menjelaskan bahwa Green ‘Aisyiyah merupakan gerakan bersama dalam jangka waktu panjang. Green ‘Aisyiyah digerakkan dengan nilai dasar dari Eco Jihad dan ‘Aisyiyah untuk menggerakan masyarakat demi menjaga lingkungan, bumi, dan generasi. (Cheny/sb)

Tinggalkan Balasan