Berita

Guru dan Karyawan Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Ikuti Kajian Ideologi

Yogyakarta, Suara ‘AisyiyahMadrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta merupakan madrasah di bawah binaan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Oleh karena itu, sudah menjadi keharusan bahwa seluruh elemen memahami dan menerapkan ideologi Muhammadiyah dalam kehidupan sehari-hari. Kajian ideologi untuk tenaga pendidik dan tenaga kependidikan ini merupakan agenda wajib dalam rangka melakukan revitalisasi ideologi Muhammadiyah.

Kajian ideologi yang dilaksanakan pada Selasa (29/3) ini berlangsung di Hotel Grand Rohan Jogja dengan dihadiri oleh BPH Madrasah Mu’allimaat-Mu’allimin, yakni Salmah Orbayinah. Tema yang diambil adalah “Internalisasi Spirit Ber-Muhammadiyah dalam Membentuk Pribadi Berkemajuan”.

Terdapat tiga materi yang disampaikan, yakni Manhaj Gerakan Muhammadiyah, Keprofesian (Guru: Keteladanan pendidik dalam Muhammadiyah, Karyawan: Etos kerja dalam Muhammadiyah), dan Keluarga Sakinah. Adapun narasumber yang dihadirkan adalah Yusuf Abdul Hasan, Ruslan Fariadi, Muh. Samsudin, Saebani, Nur Hidayani, dan Purwadi.

Unik Rasyidah selaku Direktur Madrasah Mu’allimaat dalam sambutannya menegaskan tentang pentingnya aktualisasi ideologi Muhammadiyah dalam dunia pendidikan. Guru maupun karyawan, kata dia, sudah semestinya menyampaikan tentang ideologi Muhammadiyah secara tepat dalam setiap aktivitas dan proses pembelajaran. Hal itu bisa diwujudkan dalam tingkah laku, ucapan, penampilan, dan pola pikirnya.

“Acara ini untuk men-charge seluruh guru dan karyawan untuk memperkuat ideologi Muhammadiyah. Semua harus berpikir bahwa untuk berkomitmen di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) harus diperkuat tentang ideologi Muhammadiyah, karena harapannya bisa menanamkan ideologi tersebut kepada santriwati kedepannya,” ulas Unik Rasyidah.

Baca Juga: Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Gelar Uji Kompetensi Kemuhammadiyahan

Hal senada disampaikan Salmah Orbayinah. Ia menuturkan bahwa melalui peneguhan ideologi ini diharapkan kepada guru atau karyawan memiliki pandangan sama tentang Muhammadiyah dan ideologi Muhammadiyah. Menurutnya, guru dan karyawan ketika masuk Madrasah Mu’allimaat harus memiliki visi yang sama tentang ideologi Muhammadiyah.

Salmah mengatakan, Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, dan Mu’allimaat selalu update untuk menguatkan kembali ideologi dan melakukan implementasi tentang ideologi Muhammadiyah. Muhammadiyah dengan tegas mengajarkan ibadah sehari-hari, melakukan dakwah amar makruf nahi mungkar, dan melakukan berbagai pemberdayaan.

Sebagai sekolah kader dan dakwah, Madrasah Mu’allimaat harus senantiasa terbuka dengan masukan yang ada. Di tengah perkembangan pendidikan Islam di Indonesia, lanjut Salmah, madrasah ini harus selalu meningkatkan kualitas pondok pesantrennya. Salah satu yang harus ditonjolkan adalah tentang ciri khas madrasah.

“Ciri khas Madrasah Mu’allimaat yang harus dipertahankan antara lain sebagai sekolah kader, sekolah dakwah, boarding school, dan pendidikan 6 tahun. Sebaliknya, aspek yang boleh berubah adalah terkait kompetensi, kurikulum atau sistem pendidikan yang harus menyesuaikan kondisi zaman, dan pengelolaan madrasah,” tegas Salmah Orbayinah yang merupakan Ketua PP ‘Aisyiyah itu. (LTA/sb)

Related posts
Berita

Madrasah Muallimaat Gelar Apel Perpulangan dan Pelepasan Mubaligh Hijrah

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Agenda perpulangan dan penerjunan Mubaligh Hijrah (MH) 1443 H merupakan perjalanan panjang dalam dakwah. “Lakukanlah dakwah dengan penuh…
Berita

Direksi Madrasah Muallimaat Ikuti Workshop Akselerasi Sekolah Muhammadiyah Unggul

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Madrasah Muallimaat terpilih menjadi salah satu sekolah di antara 11 sekolah/madrasah Muhammadiyah untuk melangsungkan program akselerasi. Hal tersebut…
Berita

Siti Noordjannah: Madrasah Muallimaat Harus Digerakkan dengan Kepemimpinan Transformasional

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Madrasah Mu’allimaat sudah memasuki abad kedua. Kepemimpinan transformasional harus dimiliki oleh jajaran direksi Madrasah Mu’allimaat periode 2022-2025 yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.