Haedar Nashir: Jadikan Tahun Baru Hijriyah Sebagai Momen Hijrah Keuamatan dan Kebangsaan

Berita 10 Agu 2021 0 200x
Haedar Nashir

Haedar Nashir

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan bahwa, bagi umat Islam, menyambut tahun baru Islam semestinya dilakukan dengan semangat hijrah, yakni dengan semangat kesejarahan dan keagaaman yang luhur dan utama, sebagaimana firman Allah swt. dalam QS. al-Baqarah [2]: 218,

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَٰئِكَ يَرْجُونَ رَحْمَتَ اللَّهِ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

“Jadikan tahun baru 1443 Hijriyah ini sebagai semangat hijrah untuk mengimplementasikan spirit perubahan, sebagaimana makna hijrah yakni berpindah atau berubah,” tutur Haedar pada Senin (9/8).

Hijrah yang menandai kehadiran tahun baru hijriyah, lanjut Haedar, harus mempunyai makna perubahan dari kehidupan yang menuhankan segala hal di muka bumi selain kepada Allah swt. menuju ketauhidan yang membebaskan, mencerahkan, mencerdaskan, serta membawa kehidupan pada peradaban yang tinggi di bawah sinar nilai-nilai Ilahi.

Baca Juga: Asma binti Abu Bakar: Perempuan Salehah di Balik Keberhasilan Hijrah Nabi Muhammad

Haedar juga mengatakan bahwa hijrah mengandung makna peralihan atau pergantian dari kehidupan yang penuh kegelapan, kebodohan, ketertinggalan, keterbelakangan, ketidakadilan, dan segala macam yang menunjukan kehidupan yang tidak baik menjadi kehidupan maju, adil, bermartabat, berkeadaban, berkeadilan, makmur, berkemajuan, dan memiliki kedaulatan sebagai insan dan bangsa yang memiliki kehormatan.

“Hijrah juga sebagai suatu proyeksi teologis yang lebih jauh harus menjadi ikhtiar membangun kehidupan dalam mebawa pada kemajuan di segala kehidupan,” imbuhnya.

Ketika kaum Muslimin di tengah kondisi yang belum sepenuhnya maju, baik di bidang pendidikan, IT, ekonomi, politik, budaya, dan berbagai aspek, maka jadikan tahun baru hijriyah ini menjadi ikhtiar hijrah keuamatan dan kebangsaan menuju pada peri kehidupan yang berkemajuan.

“Tahun baru hijriyah juga harus dimaknai hijrah kolektif bagi segenap kaum Muslimin untuk mengatasi pandemi Covid-19. InsyaAllah dengan semangat kolektif sebagai umat dan bangsa, kita akan mampu menghadapi pandemi ini dengan semangat hijrah dengan optimisme dan nilai tauhid yang konstruktif serta kebersamaan yang mampu hadir sebagai kekuatan kolektif; bahwa kita mampu menghadapi musibah ini karena kita bersama,” tutup Haedar. (sb)

Tinggalkan Balasan