Berita

Haedar Nashir Kobarkan Semangat Relawan Gempa Cianjur

Haedar Nashir Gempa Cianjur

Cianjur, Suara ‘AisyiyahKetua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir berkunjung langsung ke Cianjur, Sabtu (3/12). Haedar datang bersama rombongan dari PP ‘Aisyiyah, MDMC PP Muhammadiyah, dan rektor dari empat perguruan tinggi Muhammadiyah, yaitu UM Bandung, UMJ, UMS, dan UM Tasikmalaya.

Kepada para relawan dan komponen Muhammadiyah Cianjur yang mengkoordinasi penanggulangan bencana, Haedar menyampaikan penghargaan dan terima kasih. Pengkhidmatan para relawan kepada para penyintas, menurutnya, adalah bentuk takwa dan taqarub kepada Allah swt.

“Jadi kami menyampaikan penghargaan tinggi atas segala ikhtiar termasuk dokter, relawan yang terus bergantian,” kata Haedar. Tak lupa, Haedar memuji kesigapan para relawan.

Baca Juga: Konsep Bencana dalam Al-Quran

Respons Muhammadiyah yang sigap untuk bergerak pada malam hari pasca bencana, menurut Haedar, adalah jati diri Persyarikatan dalam menangani musibah yang telah terbangun dari masa ke masa.

“Kami tahu persis kesigapan kita ini sudah teruji. Sudah sejak dari (musibah) Aceh, Jogja, NTB, Palu, Sumatera Barat, dan seterusnya sampai sekarang di Cianjur. Sehingga begitu sigap, teratur, disiplin, dan well organized,” pujinya.

Terakhir, Haedar yang baru saja diamanahi menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2022-2027 itu mengajak para relawan dan warga Muhammadiyah di Cianjur untuk mengambil hikmah dari musibah yang telah terjadi dan menjadikannya wasilah untuk semakin dekat dengan masyarakat.

Tak kalah penting, dalam penanganan musibah ini, Haedar berpesan kepada para relawan untuk menerjemahkan makna sejati dari semangat surat al-Maun yang bersifat inklusif dan tidak pilih kasih dalam memberikan pertolongan.

“Spirit al-Maun, kemanusiaan kita itu hati-hati, bahwa kita selalu bersama siapapun, baik yang berbeda agama, suku, golongan, ras, pilihan politik. Justru kita harus menunjukkan kepada banyak pihak bahwa dengan Al-Ma’un, kita tidak justru memagari diri dengan sekat-sekat agama, ras, golongan, apalagi menabur kebencian, saling curiga, permusuhan dan lain sebagainya,” pesannya. (ppm/sb)

Related posts
Berita

Targetkan Bangun 1000 Hundar dan Siapkan Huntara, Muhammadiyah Dapat Dukungan PT Transjakarta dan Kemendikbud

Cianjur, Suara ‘Aisyiyah – Hunian darurat (hundar) yang dibangun oleh Muhammadiyah untuk para penyintas gempa Cianjur per tanggal 23 Desember 2022 sudah…
Berita

Relawan Muhammadiyah Berikan Pendampingan Psikososial Penyintas Gempa Cianjur

Cianjur, Suara ‘Aisyiyah – Dalam respons tanggap darurat gempa Cianjur, Muhammadiyah melaksanakan pendampingan psikososial terhadap warga penyintas. Kegiatan itu dilaksanakan oleh para…
Berita

Minangkabau Marandang 10 Ton, Bunda Aisyiyah Sumbar Masak Rendang bagi Penyintas Gempa Cianjur

Padang, Suara ‘Aisyiyah – Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Sumatera Barat (Sumbar) memasak randang untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Kegiatan tersebut bertemakan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *