Himpun Dana 18 Miliar, Lazismu Se-DIY Lakukan Audit Eksternal

Berita 9 Okt 2021 0 61x

Lazismu DIYYogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Sebagai upaya meningkatkan kepercayaan kepada Lazismu dalam pengelolaan dana syariah, Lazismu Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan audit keuangan yang diikuti sebanyak 42 Kantor Layanan (KL) Lazismu se-DIY. Prosesi pembukaan audit dilaksanakan secara hybrid atau tatap muka dan zoom meeting bertempat di Gedung Muhammdiyah DIY pada Kamis (7/10).

Pelaksanaan audit 2021 untuk capaian tahun 2020 terhimpun sebanyak 18 miliar dari 42 KL Lazismu se-DIY, yang tersebar di 5 Kabuaten/Kota, terdiri dari 36 KL tingkat cabang, ranting, dan AUM, 5 KL tingkat daerah, dan satu KL tingkat wilayah.

“Pelaksanaan audit yang ketiga kalinya. Sebelumnya pernah dilaksanakan pada tahun 2019 diikuti sebanyak 7 kantor layanan, pada tahun 2020 diikuti sebanyak 24 kantor layanan, dan pada tahun 2021 alhamdulillah diikuti sebanyak 42 kantor layanan. Harapan ke depan, semua kantor layanan Lazismu yang ada di DIY bisa mengikuti audit sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam pengelolaan dana publik,” ungkap Ketua Badan Pengurus Lazismu DIY, Cahyono.

Partisipasi KL Lazismu mengikuti audit keuangan setiap tahunnya terus meningkat dan perlu diberikan apresiasi sebesar-besarnya karena mendapatkan kepercayaan besar dari masyarakat sebagai lembaga pengelolaan keuangan syariah berupa dana Zakat Infaq dan Shadaqah (ZIS) sehingga perlu memberikan laporan kegunaan dana secara transparan dan akuntabel.

Baca Juga: Gandeng ME PDM Demak, Lazismu Gelar Program Peduli Peternak

Laporan pengelolaan keuangan dana publik memuat empat kriteria yang masuk dalam laporan yang berkualitas. Pertama, laporan yang diberikan memiliki informasi secara jelas dan bisa dipahami; kedua, laporan harus relevan apabila dapat memberikan keputusan atau kebijakan yang bisa mempengaruhi dan bisa berguna bagi penerima; ketiga, penyajian laporan harus jujur, netralitas dan miliki kelengkapan dokumen lengkap; keempat, dapat dibandingkan satu lembaga dengan lembaga lain.

“Kegiatan audit keuangan menjadi sangat penting, laporan harus transparan sebagai bentuk pertanggungjawaban penghimpun dana publik, sehingga masyarakat tahu penggunaan dana untuk meningkatkan pengelolaan keuangan, dan juga harapan kita publik menjadi percaya kepada Lazismu,” ujar Erni Juliana dari Lazismu Pusat.

Monitoring dan pengawasan dari Lazismu Pusat menjadi penting untuk memberikan motivasi kepada kantor layanan Lazismu untuk mengikuti audit dan pimpinan Muhammadiyah setempat juga sangat berpengaruh dalam mendukung dan mendorong Lazismu untuk melaporkan penggunaan keuangan secara transparan dan akuntabel.

“Audit merupakan suatu kegiatan yang penting, namun juga membutuhkan ketelitian yang panjang. Kami berharap dari DIY bisa berjalan prosesnya dengan baik,” kata Ahmad Toha selaku KAP AR Utomo.

Pembukaan audit 2021 diresmikan oleh Gita Danupranata selaku Ketua PWM DIY, dan dihadiri Ketua Lazismu DIY Cahyono, tim auditor sebanyak 6 orang dan ketua Auditor AR Utomo Ahmad Toha, dan ketua pengurus Lazismu Daerah se-DIY.

“Persyarikatan Muhammadiyah DIY bangga atas prestasi Lazismu DIY yang meningkat secara signifikan karena telah membantu dakwah persyarikatan sampai hari ini teraudit sebanyak 18 miliar. Jika penduduk Jogja 3 juta, artinya setiap warga penduduk Jogja 600 ribu untuk Lazismu. Semakin mantap pencapaian melalui Lazismu, namun bentuk pertanggungjawaban harus ditingkatkan,” ungkap Gita Danupranata. (rizal/doc: saiful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *