Kampiun

Aksara 7 Apr 2021 0 66x

(foto: m.lampost.co)

Oleh: Ika Zardy Saliha

Kepul asap hitam menyekap, kabut menggulung menutup langit suci

Waktumu masih merenda kain bersulam emas, indah warnai hati

Memburu pelangi lewati seribu satu hari, raih sebait janji

 

Jiwamu sangat luas, mengapa terjebak nikmat semu sekejap mata?

Demi sesuap nasi rela bergoyang di atas lapak-lapak nista

Simpan ibamu! Bukankah rezeki tersembunyi dalam doa dan upaya?

 

Jika hasrat jawara mengaliri darah, dunia seakan dalam genggaman

Kemudian lupa sabda-Nya, “Demi waktu. Sungguh manusia dalam kerugian

Kecuali mereka yang beriman, beramal saleh, berwasiat kebenaran dan kesabaran

 

24 September 2015

Tinggalkan Balasan