Konsolidasi Nasional Majelis Tabligh : Dakwah Pencerahan ‘Asiyiyah Melintas Batas

Berita 18 Oct 2019 0 49x

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah- Pimpinan ‘Aisyiyah menyelenggarakan Konsolidasi Nasional Majelis Tabligh bertajuk “Meningkatkan dan Mengembangkan Peran dan Kontribusi Majelis Tabligh dalam Dakwah Pencerahan ‘Aisyiyah Melintas Batas” di Aula lantai 2 Kantor Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah. Konsolidasi ini diikuti oleh Pimpinan Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) dari 23 provinsi se-Indonesia, serta perwakilan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Jum’at (18/10/2019).

Konsolidasi Nasional Majelis Tabligh : Dakwah Pencerahan ‘Asiyiyah Melintas Batas
(Dok. Suara ‘Aisyiyah)

Dijelaskan Ketua Cholifah Syukri dalam sambutannya bahwa konsolidasi ini sebagai temu pimpinan untuk merefleksi dan mengevaluasi kinerja. “Konsolidasi ini merupakan refleksi dan mengevaluasi kinerja, apa yang telah kita kerjakan selama beberapa tahun. Maka, dapat kita jabar dan urai bersama, agar cermat seberapa jauh melaksanakan program yang kita sepakati bersama, menjelang muhktamar  nanti,” tuturnya.

Cholifah mengingatkan pula peran dalam organisasi ‘Aisyiyah, serta peran majelis tabligh sebagai wadah dan pengelola muballigoth ‘Aisyiyah. “Hendaknya sebagai anak panah yang akan menyampaikan nilai-nilai ke-Islaman, yaitu Islam yang wasathiyah dan mencerahkan hingg ke berbagai pelosok,” jelas Cholifah.

Selanjutnya acara ini dibuka langsung oleh Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, mengaku mengapresiasi terselenggaranya Konsolidasi Nasional Majelis Tabligh. Dalam penjelasannya  “Dakwah Pencerahan ‘Asiyiyah Melintas Batas, ini perlu di garis bawahi. Hal ini pula yang sedang ibu-ibu lakukan dalam menghadiri konsolidasi nasional, yakni jauh-jauh datang untuk kepentingan bersama, umat, serta kemanusiaan. Dengan tujuan murni mendapatkan kebaikan dan ridho Allah, sebagaimana dalam Qs An-Nahl : 97,” ungkap beliau.

Sesi foto bersama (Dok. Suara ‘Aisyiyah)

Siti Noordjannah mengatakan pula, bahwa Kehadiran Majelis Tabligh mempunyai peran yang sangat strategis dalam mewujudkan cita-cita persyarikatan kita, yakni Islam terwudjud sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Memasuki era 4.O, Siti Noordjannah berpendapat bahwa “Tantangan yang dihadapi ‘Aisyiyah sekarang mestinya dibuat menjadi peluang. Sehingga era digital dapat menjadi peluang untuk ‘Aisyiyah berdakwah menggunakan hal tersebut. juga jangan lupa merefleksikanm, dengan tantangan dan kompetitor yang seperti itu kita telah sampai mana?” tukasnya.

Terakhir, Siti Noordjannah menambahkan untuk manfaatkan pertemuan konsolidasi nasional sebaik-sebaik mungkin, untuk  merefleksikan program-program, serta membuat langkah-langkah strategis kedepannya (Gustin)

Leave a Reply