Konsolidasi Wilayah ‘Aisyiyah Sumbar, Refleksikan Strategi Dakwah Internal dan Eksternal

Berita 13 Mar 2021 0 166x

Padang, Suara ‘Aisyiyah – Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Barat menggelar konsolidasi wilayah secara daring pada Kamis (11/3). Ketua PP Aisyiyah Shoima Kastaloni mengungkapkan bahwa Aisyiyah Wilayah hingga ‘Aisyiyah cabang harus menjadi mitra pemerintah dengan mesukseskan program kementerian perempuan dan anak, dan juga mengoptimalkan peran griya lansia serta sekolah difable ‘Aisyiyah.

Dalam acara Konsolidasi Wilayah (Konsolwil) yang diikuti 19 pimpinan daerah Aisyiyah seluruh Sumbar menurut Meiliarni Rusli merupakan kesempatan untuk mendialogkan dan merefleksikan persoalan penting organisasi, melihat, dan memetakan berbagai persoalan internal dan eksternal Muhammadiyah.

Meiliarni juga mengungkapkan meskipun di tengah pandemi, roda organisasi harus terus berjalan sehingga penting bagi setiap daerah untuk memiliki tenaga IT yang berkompeten. “Konsolidasi kali ini harus merefleksikan strategi dakwah Aisyiyah selama pandemi serta mengagendakan kegiatan yang memperkokoh dan memperluas dakwah Aisyiyah yang digerakkan oleh majelis lembaga dan seluruh pimpinan dan merangkul seluruh komponen di luar Aisyiyah,” ungkap Meiliarni.

Selain itu, Shofwan selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar menyampaikan bahwa Aisyiyah perlu melakukan strategi meneruskan dan memperbaiki urusan ke dalam dan juga keluar. “Optimalisasi Organisasi atau pesyarikatan. Perilaku pimpinan yang produktif diteruskan. Mekanisme, sinkronisasi, prosedur, manual program dan agenda disempurnakan. Perlu ditakar mana yang mungkin dieksekusi dan mana yang pending. Kemudian review inter-relasi ke dalam. Meneruskan dan memperkokoh konsolidasi dan sinkronisasi dengan Muhammadiyah setempat. Aisyiyah membina NA, IPMawati, IMMawati serta mendorong perkembangan AUM,” ujarnya.

Organisasi harus tetap berjalan, menurut Shofwan caranya adalah dengan memperbanyaak Ikhtiar, Imun, dan Iman. Keluarga direhab dan rekonsolidasi terus menerus. Kemudian mengurangi pertemuan fisik dan diperbanyak digital, online, atau virtual. Gunakan sarana dan gadget yang dimiliki, serta hilangkan rasa tidak nyaman pada situasi ini, lalu jadikanlah sebagai kebiasaan baru.

Kontributor: RI

Tinggalkan Balasan