Berita

Launching ISWARA, Teten Masduki: Ekonomi Indonesia Harus Dikuasai oleh UMKM

ISWARA

Yogyakarta, Suara ‘AisyiyahSebagai organisasi perempuan Islam berkemajuan, ‘Aisyiyah selalu terlibat dan berkomitmen dalam peningkatan kualitas kehidupan perempuan, terutama dalam masalah ekonomi. Melalui Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) PP ‘Aisyiyah mengadakan kegiatan launching Ikatan Saudagar dan Wirausaha ‘Aisyiyah (ISWARA) pada Kamis (27/10) bertempat di Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid. Hadir dalam acara ini Siti Noordjannah Djohantini selaku Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan UMKM, Warsiti selaku Rektor Unisa Yogyakarta, Dyah Suminar selaku Ketua MEK PP ‘Aisyiyah, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Yogyakrta, MEK PWA se-Indonesia, serta simpatisan ‘Aisyiyah seluruh Indonesia.

Dyah Suminar dalam sambutannya mengatakan, ISWARA nantinya akan berfungsi sebagai tempat untuk membangun sinergi dan mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak. Kemudian, MEK yang sebelumnya telah mendirikan Ikatan Pengusaha ‘Aisyiyah (IPAS) akan memastikan untuk segera digabungkan dengan ISWARA.

Dia berharap ISWARA akan menjadi tempat bagi kader ‘Aisyiyah dalam menjalankan misi. “Dengan adanya ISWARA diharapkan kader-kader ‘Aisyiyah dapat menjalankan misi sebagai gerakan dakwah amar makruf nahi mungkar,” ungkapnya.

Baca Juga: Dyah Suminar: Pengusaha Tidak Boleh “Alergi” pada Perubahan Zaman

Kemudian, Siti Noordjannah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya mendukung dan menyongsong Muktamar yang substantif. “Substansi di sini adalah di mana MEK ingin mengokohkan dan menyebarluaskan sinerginya dengan mengkolaborasikan seluruh kekuatan yang ada, melalui sebuah badan yang disebut dengan ISWARA,” ucapnya. “ISWARA akan menjadi penting sebagai landasan dan gerakan ekonomi ‘Aisyiayah dari bawah,” lanjut Noordjannah.

Sementara itu, Teten Masduki mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang besar dan Indonesia akan digadang-gadangkan akan menjadi negara maju yang menguasai perekonomian dunia pada tahun 2045 ketika sudah mampu memberdayakan pebisnis atau pengusaha-pengusaha yang ada. “Untuk mencapai perekonomian yang besar, UMKM Indonesian harus segera pindah ke platform digital dan menguasai perekonomian Indonesia,” tutur Teten.

Terakhir, dia berharap Menteri Keperasi dan UMKM bisa bekerja sama lebih konkret dengan MEK ‘Aisyiyah. “Saya berharap kita bisa bekerja sama lebih konkret, saya ingin UMKM bukannya hanya koperasi mengurusi masalah marjinal tapi masuk ke ekonomi yang punya daya saing supaya kita bisa tumbuh besar dan kekuatan ekonomi bisa dikuasai masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Setelah itu, didampingi oleh Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Ketua MEK PP ‘Aisyiyah dan Rektor Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Teten meresmikan ISWARA secara simbolis. (firman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *