Lazismu Aceh Tenggara Salurkan Bantuan ke Penampungan Eks-Kusta di Desa Kayu Metangur

Berita 24 Agu 2021 0 53x

Kutecane, Suara ‘Aisyiyah Wakil Sekretaris Lazismu Aceh Tenggara Rochmat Santoso dan relawan menyalurkan bantuan  kepada masyarakat eks-penyandang kusta di Desa Kayu Metangur, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Puluhan kantong beras, telur, dua roll selang air, dan dua lampu hemat energi diserahkan langsung kepada Ahmad Beren selaku Kepala Desa Kayu Metangur pada Senin (23/08).

Rochmat Santoso menyampaikan, “beberapa bulan yang lalu kami bersilaturahmi dengan Kades dan warga di sini. Mereka menyampaikan bahwa sudah beberapa tahun ini perhatian Dinas Sosial kepada mereka mulai berkurang. Bantuan beras pun sudah jarang sampai kepada mereka. Jadi dalam kesempatan itu, mereka menyampaikan harapan dan keinginan mereka agar dibantu untuk kebutuhan beras keluarga mereka, juga untuk ketersediaan air dan lampu penerangan musala. Mereka menyampaikan permohonan agar dibelikan selang supaya bisa mengalirkan air dari sumber mata air di pemukiman mereka ke bak wudhu musala dan lampu untuk penerangan mushola”.

Desa Kayu Metangur terletak di sebelah utara Kabupaten Gayo Lues, di kaki Gunung Louser. Medan yang cukup berat, jalan bebatuan menanjak panjang dan jurang di kanan-kiri tidak menyurutkan langkah Tim Lazismu untuk mencapai tempat tujuan menyalurkan bantuan.

Baca Juga: Kosmopolitanisme Muhammadiyah

InsyaAllah kami akan berusaha memberi bantuan beras rutin kemari semampu kami, agar dapat meringankan beban hidup saudara kita eks-kusta di sini agar mereka tidak perlu mengemis di kota lagi,” tutup Rochmat.

Ahmad Beren merasa terharu atas bantuan dari lazismu. “Syukur alhamdulillah masih ada saudara kami dari kota yang memperhatikan kami di sini. Apalagi mengabulkan keinginan warga di sini agar selalu tersedia air di musala kami ini. Dengan adanya bantuan selang ini, secepatnya kami akan menyalurkan air dari mata air di atas pemukiman kami ini ke bak tampung di musala ini. Bantuan sembako ini juga sangat berarti bagi kami yang cuma mengandalkan hasil hutan di sini sebagai mata pencaharian kami,” ucap Beren.

“Tak lupa kami berterima kasih kepada dermawan donatur Lazismu, karena mereka berdonasi ke Lazismu-lah akhirnya bantuan sampai kepada kami. Juga kepada Tim Lazismu Aceh Tenggara semoga semakin bisa memberi perhatian dan membantu orang-orang yang kesusahan seperti kami ini, juga semakin sukses kedepannya,” tutup Beren. (Agusnaidi B/sb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *