LLHPB PW ‘Aisyiyah Aceh Gelar Webinar Kebencanaan

Berita 11 Mei 2021 1 147x
Webinar Kebencanaan LLHPB PW Aisyiyah Aceh

Webinar Kebencanaan LLHPB PW Aisyiyah Aceh

Aceh, Suara ‘Aisyiyah – Ahad, 9 Mei 2021, Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Aceh menggelar Webinar Kebencanaan. Webinar diadakan dalam rangka Milad ‘Aisyiyah yang ke-104 dan juga memperingati Hari Kesiapsiagaan Nasional yang jatuh setiap tanggal 26 April. Kegiatan webinar ini bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Aceh.

Ketua PWA Aceh Zaidar Ja’far menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan milad ‘Aisyiyah dari PWA Aceh sudah banyak dilakukan, seperti tadarus, tahfidz dan tahsin, pengajian rutin setiap hari Sabtu, santunan anak yatim, pembagian buka puasa setiap hari kepada jamaah Masjid Taqwa Muhammadiyah, dan webinar kebencanaan.

Narasumber dalam webinar ini adalah Rahmawati Husein selaku Wakil Ketua LLHPB PP ‘Aisyiyah dan Al Yasa Abubakar selaku penasehat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh. Rahmawati Husein membawakan materi dengan judul “Peran Perempuan dalam Pengurangan Risiko Bencana”, sedangkan Al Yasa menyampaikan materi ”Bencana: Antara Ujian dan Azab”.

Dalam paparannya, Rahmawati menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara “supermarket bencana”, di mana Indonesia mempunyai risiko tinggi terhadap bencana karena kondisi geologis, geografis, dan demografis. Secara geografis, Indonesia mengandung potensi alamiah, seperti potensi gempa bumi, tsunami, badai, gunung berapi, banjir, hingga tanah longsor. Di samping faktor alam, kondisi demografis berupa kepadatan penduduk dan dari segi ekonomi (kemiskinan yang masih tinggi) yang menambah tingginya kerentanan terhadap peristiwa bencana alam.

Ketika terjadi bencana, perempuan dan anak mempunyai risiko meninggal 14x lebih tinggi dibandingkan lelaki dewasa. Sebagai contoh, 60-70% korban bencana ketika tsunami di Aceh pada tahun 2004 adalah perempuan dan anak-anak, serta lanjut usia.

Baca Juga

Perempuan dan Lingkungan Hidup

Menurut Rahmawati, untuk meminimalisir korban perempuan yang terdampak bencana perempuan harus berperan supaya menjadikan keluarganya tangguh, yaitu dengan cara; (a) perempuan harus memiliki pengetahuan yang memadai tentang risiko bencana di akan tanggung jawabnya dalam mengurangi risiko bencana dan mengantisipasi bencana bila terjadi; (c) menerapkan kesadaran tersebut sehingga menjadi budaya pada setiap anggota keluarga, dan; (d) budaya ketangguhan yang terbentuk pada setiap anggota keluarga terus dikembangkan hingga berdaya untuk bertindak dalam mengurangi kejadian bencana, mengurangi korban, dan kerugian serta menularkan ketangguhan bencana ke keluarga lain.

Sementara itu, Al Yasa Abubakar menyampaikan bahwa dalam iman islami, diyakini bahwa apa yang terjadi di atas alam semuanya dengan pengetahuan dan izin dari Allah swt. Bencana merupakan takdir Allah. Menurut berbagai ayat dalam al-Quran, jelas Al Yasa, bencana yang terjadi selalu mempunyai sebab yang logis atau yang dapat dipahami dan diterangkan secara ilmiah.

Ada bencana yang merupakan siksa (hukuman) Allah dan ada yang merupakan cobaan. Bencana sebagai hukuman akan diturunkan oleh Allah apabila penduduk melakukan kezaliman dalam arti yang luas. Bencana sebagai cobaan akan diturunkan kepada orang yang beriman untuk menguji keimanan mereka. Ada yang bersifat pribadi, dan ada yang bersifat kolektif menimpa masyarakat secara keseluruhan. Al Yasa menjelaskan bahwa batas antara keduanya tidak mudah untuk ditarik karena para pihak biasanya akan melihatnya dari perspektif yang berbeda-beda. (Aslinar/sb)

One thought on “LLHPB PW ‘Aisyiyah Aceh Gelar Webinar Kebencanaan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *