Info Pemesanan

  • (0274) 373263
  • 0817 270 787
  • suaraaisyiyah@aisyiyah.or.id

Majalah Suara 'Aisyiyah Edisi 10, Oktober 2020

Pembaca setia Suara ‘Aisyiyah, baik di dalam maupun di luar negeri, dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam berorganisasi, kita sering menggunakan kata kader. Sejumlah referensi menyebutkan bahwa kata kader atau cadre yang muncul pertama kali di Prancis sekitar tahun 1830, memiliki arti ‘a small group of people specially trained for a particular purpose or profession’ atau ‘sekelompok kecil orang yang dilatih khusus untuk tujuan atau profesi tertentu.

Namun, ada baiknya kita juga melihat pada makna lite-ral cadre, yaitu ‘a frame of picture’ atau ‘bingkai’.  Mengapa bingkai? Karena bingkailah yang akan menjaga dan merawat gambar atau lukisan, menjaga isinya agar isinya itu tidak mudah rapuh, tidak koyak, dan tetap memiliki nilai tinggi yang tahan lama. Demikian halnya dengan kader Muhammadiyah-‘Aisyiyah.

Pada usia Muhammadiyah-‘Aisyiyah yang telah menapaki abad kedua, organisasi ini memiliki tantangan yang jauh berbeda dengan masa-masa sebelumnya. Untuk melanjutkan semua yang diperjuangkan oleh Muhammadiyah-‘Aisyiyah pada masa yang akan datang, diperlukan kader.

Kader ini harus menjaga isi, yaitu menjaga tujuan Muhammadiyah-‘Aisyiyah untuk selalu melaksanakan dakwah Islam, amar ma’ruf nahi munkar. Hari demi hari, hal yang dilakukan oleh kader Muhammadiyah-‘Aisyiyah adalah menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Tugas para pimpinan dan warga Muhammadiyah-‘Aisyiyah saat ini adalah menyiapkan kader bagi estafet perjuangan Muhammadiyah-‘Aisyiyah yang akan datang. Mengi-ngat pentingnya perkaderan di Muhammadiyah-‘Aisyiyah, pada edisi ini kami memilih tema “Strategi Memperkuat SDM demi Eksistensi ‘Aisyiyah Masa Depan”.

Rubrik yang membahas perkaderan ini cukup banyak. Tidak lain agar para pimpinan mengefektifkan perkaderan hingga waktu muktamar tiba. Muktamar ditunda hingga 2022, berarti pimpinan berbagai tingkatan masih cukup waktu dalam mempersiapkan kadernya.

Persoalan perkaderan yang sangat kuat dari sisi keorga-nisasian kami paparkan dalam rubrik Tajuk, Hikmah, Liputan Utama, Konsultasi Kak ‘Aisy, Harmoni, Qaryah Thayyi-bah, dan Cakrawala. Sementara itu, masalah pendidikan kami bahas dalam dua artikel, yaitu rubrik Idea dan rubrik Edukasiana.

saja kami juga menuliskan beberapa rubrik lepas tema untuk menambah pengetahuan Anda, yaitu rubrik Ka-lam, Keluarga Sakinah, Idea, Inspirasi, Kesehatan, Cakrawala, Aksara, Dinamika Organisasi, dan Singgung-Sungging.

Selamat membaca!

Mari kita hidup-hidupi Suara ‘Aisyiyah dengan tetap berlangganan majalah tercinta ini.

Redaksi