Info Pemesanan

  • (0274) 373263
  • 0817 270 787
  • suaraaisyiyah@aisyiyah.or.id

Majalah Suara 'Aisyiyah Edisi 3, Maret 2020

Menurut berbagai pandangan tokoh dunia, manusia memerlukan media untuk mengemas segala hal yang dipikirkannya. Masa lalu akan disampaikan oleh manusia sebagai memori, masa kini akan disampaikan sebagai persepsi, dan masa yang akan datang akan disampaikan sebagai ekspektasi. Penyampaian memori, persepsi, dan ekspektasi itu akan mudah diterima oleh manusia lain jika dikemas secara universal, terutama dengan menggunakan seni.

Sejak awal berdiri, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tidak anti terhadap seni. Seni dianggap sebagai ekspresi yang dapat mewakili pikiran dan perasaan seseorang, termasuk refleksi, kritik, dan cita-cita dengan balutan keindahan. Sifat universal seni ini akan memudahkan seseorang dalam menerima pesan kebajikan karena seni dibuat oleh jiwa dan menyasar jiwa, tidak to the point dalam menyampaikan pesan. Dengan kemasan seni yang baik, seorang penikmat dakwah melalui seni tidak menjadi “tertuduh” dan tidak merasa “tergurui” sehingga mudah menerima ajakan kebaikan.

Untuk membantu memahami urgensi dakwah melalui seni, pada edisi Maret ini kami mengambil tema “Dakwah Menyentuh Hati dengan Seni”.  Pemaparan secara teologis dan ideologis kami paparkan dalam rubrik Tajuk, Hikmah, Liputan Utama, dan Edukasiana. Sementara itu, praktik seni di lingkungan Muhammadiyah, kami sampaikan dalam dua artikel di rubrik Idea, Qaryah Thayyibah, Harmoni, Inspirasi, dan Aksara.

Refleksi Milad ‘Aisyiyah ke-106 kami sampaikan pada rubrik Idea. Sementara itu, untuk mempersiapkan Muktamar ‘Aisyiyah, kami muat utuh Panduan Pelaksanaan Syi’ar Muktamar ‘Aisyiyah ke-48. Pembahasan kepesertaan muktamar kami paparkan dalam rubrik Konsultasi Kak ‘Aisy. Pembahasan lainnya, ialah peradaban utama keluarga dalam rubrik Keluarga Sakinah dan pemaknaan Isra’ Mi’raj secara kekinian dalam rubrik Kalam.

Wawasan tentang orang Palestina kami sampaikan dalam rubrik Cakrawala, sedangkan respons terhadap isu terkini di dunia dan di Indonesia kami sampaikan dalam rubrik Kese-hatan dan Sungging-Singgung. Teladan dari dua tokoh kami sampaikan dalam rubrik Inspirasi, sementara kabar dari PDA Kota Yogyakarta, TK ABA Purbayan, PDA Cianjur, PDA Mamuju, PWA Sumbar, dan PCA Ajibarang kami sampaikan dalam rubrik Dinamika Organisasi.

Selamat membaca. Semoga dengan seni, dakwah Muhammadiyah-’Aisyiyah akan lebih mudah menyentuh hati. Salam hangat!!

Mari, jadikan Majalah Suara ‘Aisyiyah sebagai bacaan wajib warga ‘Aisyiyah!

Redaksi