Info Pemesanan

  • (0274) 373263
  • 0817 270 787
  • suaraaisyiyah@aisyiyah.or.id

Majalah Suara 'Aisyiyah Edisi 8, Agustus 2021

Pembaca Suara ‘Aisyiyah, Penelitian Plan Internasional Indonesia pada tahun 2016 menyebutkan hanya 25% anak perempuan yang diajarkan cara membuang pembalut yang benar. Sedangkan hasil studi yang dilakukan Unicef di Indonesia (2015) tentang manajemen kebersihan menstruasi menemukan bahwa 1 di antara 6 anak perempuan tidak masuk sekolah saat menstruasi, sehingga ia rentan tertinggal pelajaran.

Dalam temuan tersebut juga diungkapkan bahwa masih banyak lingkungan sekolah yang belum menyediakan fasilitas memadai bagi siswi perempuan yang mengalami menstruasi, seperti obat pereda rasa nyeri, ketersediaan jamban dan air, tempat sampah khusus pembalut, hingga pembalut pengganti. Di tengah problem pengelolaan menstruasi tersebut, ternyata edukasi perihal manajemen kesehatan mens-truasi bagi anak perempuan maupun anak laki-laki agar mereka menghargai teman perempuannya masih minim.

Belum lagi realitas kasus kekerasan seksual, kekerasan gender berbasis online (KGBO), kehamilan tidak diinginkan (KTD), dan perkawinan anak yang bahkan cenderung
meningkat di masa pandemi ini. Jika mengurai berbagai problem yang dialami banyak perempuan termasuk anak perempuan tersebut, ternyata masih kurangnya pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual menjadi salah satu hulu dari kemunculan masalah.

Sayangnya, pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual cenderung dipandang sebagai hal yang tabu atau justru dicurigai mengajarkan perilaku tidak semestinya. Padahal, justru sebaliknya, pendidikan kesehatan reproduksi maupun seksual memberikan pemahaman tentang reproduksi, penghargaan peran reproduksi, hingga kemampuan mengambil keputusan atas tubuhnya yang dapat meningkatkan derajat kesehatan reproduksi. Dalam konteks itulah, Suara ‘Aisyiyah edisi kali ini menyoal perihal menyingkap ketabuan pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual.

Tema besar tersebut akan diulas dalam berbagai rubrik, mulai dari mengurai ketabuan, manajemen kesehatan menstruasi, hingga memahami kekerasan berbasis gender online. Selain itu, pembaca Suara ‘Aisyiyah juga dapat membaca tulisan lain yang menarik, seperti poligami dalam perspektif Islam Berkemajuan hingga menghindari ‘pengasuhan beracun’, juga berita tentang dinamika ‘Aisyiyah di berbagai wilayah. Selamat membaca dan Salam hangat!

           Redaksi