Berita

Majelis Tabligh PWA DIY dan PDA Bantul Gelar Bimwin Balita: Kuatkan Kesakinahan Berkeluarga

Yogyakarta, Suara ‘AisyiyahMajelis Tabligh (MT) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerja sama dengan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Bantul menggelar acara  Bimbingan Perkawinan Keluarga di Bawah Lima Tahun (Bimwin Balita).  Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad (17/7) di SMP Muhammadiyah Kretek, yang terletak di Tegalsari, Donotirto, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul. Peserta Bimwin Balita adalah kelompok Perempuan Mengaji berbasis komunitas wali murid Taman Kanak-Kanak ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) bersama suami serta anaknya.

Mewakili PDA Bantul, Murniyati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi, terima kasih, dan selamat datang kepada panitia, fasilitator, narasumber, serta para peserta yang antusias hadir berpartisipasi aktif mensukseskan acara. “PDA Bantul sangat mendukung penyelenggaraan Bimbingan Perkawinan terutama untuk keluarga muda seperti ini. Dan selanjutnya siap bersinergi dalam kegiatan mewujudkan keluarga sakinah,” pungkasnya.

Baca Juga: Aspek-aspek yang Harus Dipenuhi dalam Membina Keluarga Sakinah

Hasta Dewi selaku Ketua MT PWA DIY, menyampaikan bahwa Bimwin sangat dibutuhkan masyarakat, baik yang akan memasuki usia perkawinan maupun para pasangan yang sudah membina bahtera rumah tangga.

“Karena itu, Tim Bimwin ‘Aisyiyah DIY, Majelis Tabligh bersama Majelis/Lembaga terkait telah menghelat beberapa kali Bimwin dari latar belakang peserta yang beragam. Di antaranya Bimwin Pelatihan Pranikah, Bimwin Calon Penganten  dan Bimwin Balita seperti sekarang ini. Untuk pengembangan dan keberlanjutannya selalu bersinergi bersama PP ‘Aisyiyah dan juga PDA-PDA di DIY serta bermitra dengan Kemenag,” ungkap Hasta.

Kegiatan inti Bimwin Balita diisi dengan beberapa materi, seperti: materi “Keluarga Sakinah dengan Penguatan Spiritualitas untuk Mewujudkan Generasi Berkualitas” yang disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh PWA DIY, Hasta Dewi; materi “Pengelolaan Konflik Keluarga untuk Mewujudkan Keluarga Sakinah” yang dikupas oleh Nur Fitria Mutmainah, dosen Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta; materi “Penguatan Ekonomi Menggapai Keberkahan Berkeluarga” yang dibahas Mahsunah Syakir, Ketua Lembaga Kebudayaan PP ‘Aisyiyah, dan; materi “Kesehatan Keluarga Kesehatan Reproduksi dan Stunting” yang dipaparkan oleh Tri Wahyuni Sukesi, dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. (Intan/sb)

Related posts
Parenting

Pola Pengasuhan Generasi Digital

Oleh: Rita Pranawati* Anak-anak kita adalah pemilik zaman. Anak-anak kita berbeda dengan orang tua mereka. Anak-anak adalah digital native, sementara orang tua…
Keluarga

Mentradisikan Keramahan di Rumah

Oleh: Tito Yuwono* Rumah adalah sebuah kenikmatan. Nikmat rumah ini adalah nikmat yang besar karena kita punya tempat berteduh dan beristirahat. Juga…
Keluarga

Kerja Tidak Harus ASN dan Kantoran

Oleh: Alimatul Qibtiyah* Bekerja secara umum adalah suatu proses kegiatan yang melibatkan mental dan fisik serta dilakukan seseorang untuk mendapatkan imbalan, baik…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *