Makanan Khas Idul Adha dari Berbagai Negara Muslim di Dunia

Gaya Hidup 19 Jul 2021 0 78x
makanan khas idul adha

makanan khas idul adha (foto: amazingraze.co)

Idul Adha merupakan salah satu perayaan besar bagi umat muslim yang ada di dunia. Idul Adha jatuh pada 10 Dzulhijjah setiap tahunnya. Perayaan Idul Adha berbeda dibandingkan dengan perayaan Idul Fitri. Perbedaan tersebut sangat terlihat, karena Idul Adha identik dengan pemotongan hewan kurban.

Hewan yang dapat dijadikan kurban saat perayaan Idul Adha di antaranya adalah unta, sapi, kerbau, kambing, dan domba. Nantinya daging dari hewan kurban akan disedekahkan kepada masyarakat yang kurang mampu. Selebihnya daging akan dibagikan kepada masyarakat sekitar, sehingga dapat merayakan Idul Adha dengan menyantap berbagai hidangan dari daging kurban.

Indonesia memiliki berbagai macam olahan masakan pada perayaan Idul Adha. Setiap daerah di Indonesia memiliki perbedaan dan keunikan serta cita rasa pada olahan masakan. Tidak hanya di Indonesia, berbagai negara dengan mayoritas muslim di dunia juga memiliki olahan masakan yang berbeda pula.

Baca Juga: Ramuan Jamu Penjaga Imunitas Tubuh

Makanan dari berbagai negara memiliki cita rasa masakan yang berbeda dari satu negara dengan negara yang lain. Perbedaan tersebut sesuai dengan adat dan kebiasaan dari masyarakat setempat dalam mengolah bahan masakan. Berikut makanan khas Idul Adha di beberapa negara mayoritas muslim di dunia:

Pertama, nasi biryani. Makanan ini terkenal di berbagai negara Asia. Nasi biryani merupakan makanan khas berupa olahan beras basmati, kemudian dicampurkan dengan bumbu khas, sayuran, dan daging. Nasi biryani populer di berbagai negara, seperti India, Afghanistan, Irak, Iran, dan beberapa negara lainnya.

Tidak hanya disajikan pada perayaan seperti Idul Adha, olahan masakan ini juga disajikan saat perayaan besar lainnya. Nasi biryani biasanya diolah dalam porsi besar, sehingga setiap anggota keluarga dapat menikmati bersama-sama.

Kedua, tagine. Tagine merupakan makanan khas masyarakat Maroko. Tagine disajikan dengan cara unik, yaitu menggunakan mangkuk yang ditutup dengan tudung terbuat dari keramik. Olahan makanan ini berupa daging sapi atau domba yang direbus dengan bumbu khas tradisional Afrika Utara.

Masyarakat Maroko biasanya menyajikan tagine ini saat panas, karena mangkuk tudung tadi berfungsi untuk menjaga hawa panas dari makanan.

Ketiga, sac kavurma. Sac kavurma merupakan makanan khas Turki. Makanan ini biasanya dihidangkan pada perayaan Idul Adha. Sac kavurma merupakan olahan daging domba dengan campuran tomat dan paprika hijau. Makanan ini cukup unik karena dimasak di atas piringan besi yang tipis. Makanan ini dihidangkan saat perayaan-perayaan besar di Turki, dimakan bersama keluarga besar.

Keempat, korma. Korma merupakan makanan khas India dan Pakistan. Makanan ini cukup unik karena sering disamakan dengan kari, namun bahan olahan kedua masakan tersebut berbeda. Dalam pengolahannya, korma menggunakan bahan-bahan berupa daging sapi atau domba dicampur dengan sayuran, air, kaldu, yogurt, dan susu krim.

Makanan ini diolah dengan api yang kecil dan arang yang menyala. Hidangan disediakan dalam panci dengan cita rasa pedas. Korma sering dihidangkan pada saat perayaan Idul Adha dan perasayaan besar lainnya, baik di negara India maupun Pakistan.

Baca Juga: Pola Hidup Sehat Ala Rasulullah

Kelima, oruk, makanan khas Turki. Selain sac kavurma, Turki juga memiliki makanan khas lain untuk perayaan Idul Adha. Oruk adalah sejenis bakso dari Turki, berupa makanan yang terbuat dari adonan bulgur dan tepung semolia.

Oruk diisi dengan gilingan daging, biasanya menggunakan daging sapi ditambah kacang kenari dan bawang parut. Oruk juga menggunakan bermacam-macam rempah, seperti lada hitam, lada merah, peterseli, dan jintan.

Keenam, domba panggang yang populer di negara-negara Timur Tengah. Daging domba diolah dengan rempah-rempah khas Timur Tengah dan mentega sebelum dipanggang perlahan di dalam oven. Domba panggang menjadi satu di antara banyaknya makanan di negara-negara Timur Tengah saat perayaan Idul Adha.

Ketujuh, boulfaf, yakni makanan khas Maroko. Makanan ini hampir sama dengan sate khas Indonesia, perbedaan antara keduanya terletak pada bahan dasarnya. Boulfaf menggunakan bahan dasar daging hati kambing yang dipanggang. Makanan ini juga dihidangkan pada saat perayaan Idul Adha di Maroko.

Baca Juga: Hikmah Ibadah Haji dan Qurban di Masa Pandemi Covid-19

Makanan tadi merupakan beberapa makanan khas Idul Adha dari berbagai negara mayoritas muslim yang ada di dunia. Dengan pengelolahan yang unik dan berbeda, makanan tersebut memiliki cita rasa yang berbeda pula. Ketujuh makanan tersebut bisa menjadi pilihan resep terbaru dalam mengelola daging kurban pada perayaan Idul Adha. (Cheny*)

*Mahasiswa magang di Suara ‘Aisyiyah

 

Sumber:

https://lifestyle.okezone.com/read/2018/08/16/298/1937690/selain-indonesia-ini-kuliner-khas-idul-adha-dari-berbagai-negara

https://www.kompas.com/food/read/2020/07/31/080200275/7-makanan-idul-adha-di-dunia-dari-biryani-hingga-maamoul?page=all

Ini Dia Makanan Khas Idul Adha di Berbagai Negara

https://p2k.um-surabaya.ac.id/id3/2-3053-2942/Korma-Makanan-India_116842_p2k-um-surabaya.html

https://m.ayobandung.com/read/2020/07/30/112223/cicip-8-hidangan-khas-iduladha-dari-berbagai-belahan-dunia

https://galamedia.pikiran-rakyat.com/humaniora/pr-352217848/12-menu-lezat-khas-idul-adha-dari-mancanegara-mulai-dari-sate-hingga-sheer-kurma?page=5

Tinggalkan Balasan