Berita

Marak Kasus Investasi Bodong, LBH Muhammadiyah Tuban Turun Tangan

Tuban, Suara ‘Aisyiyah – Dua bulan paska dibentuk, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muhammadiyah Tuban langsung tancap gas. Hal ini dibuktikan dengan penanganan beberapa kasus yang berkaitan dengan persyarikatan maupun luar persayarikatan. Salah satu kasus besar yang sedang ditangani adalah investasi bodong yang memakan korban ratusan orang di Kabupaten Tuban.

Dengan adanya hal itu, maka LBH-Mu perlu mendapat dukungan penuh dari pimpinan maupun warga persyarikatan. Sabtu (29/1), bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Tuban, LBH-Mu menggelar rapat kerja pertama dengan mengusung tema “Mewujudkan LBH Muhammadiyah yang Kuat Guna Membangun Akses Keadilan bagi Persyarikatan dan Umat”.

Rapat tersebut dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tuban, perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), dan paralegal.

Muhammad Ikhsan selaku Bendahara PDM Tuban dalam sambutannya mengatakan, LBH Muhammadiyah didirikan atas instruksi Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah. Oleh karenanya, Muhammadiyah Tuban perlu menindaklanjuti instruksi tersebut dengan membentuk LBH yang baru berumur dua bulan tersebut.

“LBH ini adalah amal usaha, maka diharapkan dapat membantu persyarikatan demi terwujudnya maksud dan tujuan Muhammadiyah,” tuturnya.

Baca Juga: Penegakan Hukum Tebang Pilih, Apa yang Harus Dilakukan?

Menurut dia, LBH-Mu merupakan salah satu ujung tombak Muhammadiyah dan wadah dakwah amar makruf nahi munkar. Dia menegaskan, kiprah LBH-Mu sangat diharapkan untuk membantu segala permasalahan yang berkaitan dengan hukum.

“Manusia hidup tidak terlepas dari aturan hukum karena banyaknya persolan yang dihadapi. Oleh karena itu, LBH ini prioritasnya warga persyarikatan dan yang kedua adalah masyarakat. Tentu teknisnya diatur dan harus mengikuti apa yang ditetapkan oleh LBH,” tegasya.

Dia menjelaskan, LBH Muhammadiyah baru dibentuk langsung diuji dengan ujian pertama, yaitu menangani kasus penolakan warga terhadap pembangunan SD Muhammadiyah di PCM Soko.

“Kalau tidak ada LBH Muhammadiyah, Soko bingung mencari bantuan hukum. Alhamdulillah LBH terjun, masalah bisa diselesaikan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua LBH Muhammadiyah, Nang Engki Anom Suseno menjelaskan tujuan dibentuknya LBH-Mu Tuban adalah untuk memberi pelayanan konsultasi dan bantuan hukum kepada masyarakat yang lemah dalam rangka mewujudkan keadilan dan penegakan hukum secara litigasi dan non litigasi.

Di samping itu juga mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan dan demokratis, memberikan pendidikan, penyuluhan hukum, advokasi dan bantuan hukum bagi masyarakat, serta memberikan advokasi dakwah persyarikatan yang mendapat tantangan dari pihak luar.

Dalam kesempatan itu, Engki juga memaparkan rencana program kerja LBH-Mu ke depan. “Di bidang kesekretariatan, kami butuh penataan ruang sekretariatan, pengadaan ruang konsultasi hukum, dan adanya konselor baik advokat maupun paralegal, pengadaan atribut advokat maupun paralegal, serta perpustakaan LBH-Mu untuk media pembelajaran paralegal,” paparnya.

Dia menyadari bahwa LBH-Mu yang baru dibentuk tersebut terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu, perlu adanya rapat kerja untuk mendengarkan masukan terkait program kerja serta menghimpun kekuatan demi perkembangan ke depannya lebih baik agar tidak mudah goyah.

“Kami berharap program kerja yang akan kami lakasanakan nanti atas usulan dari bawah. Jadi kami menghibahkan diri kami untuk memenuhi kebutuhan dari persyarikatan. Kami khawatir program kerja sementara yang kami susun, tidak menyentuh ke bawah,” kata Engki

Senada dengan yang disampaikan oleh Muhammad Ikhsan, Engki juga menegaskan bahwa yang menjadi fokus LBH-Mu adalah penataan internal persyarikatan, setelah itu kemudian eksternal.

Penegakkan hukum di negara ini menurut dia relatif sukar, namun LBH-Mu optimis dengan adanya dukungan dari pimpinan maupun warga Muhammadiyah harapan terciptanya rasa keadilan di masyarakat bisa terwujud. (Iwan Abdul Gani)

Related posts
Berita

Tingkatkan Kualitas Layanan, RS Muhammadiyah Tuban Akan Bangun Gedung Baru

Tuban, Suara ‘Aisyiyah – Demi meningkatkan kualitas pelayanan di bidang kesehatan, Rumah Sakit Muhammadiyah Tuban akan membangun gedung baru yang letaknya di…
Berita

Wakil Ketua PDM Tuban Berpesan Agar Mahasiswa Muhammadiyah Aktif Berdakwah

Tuban, Suara ‘Aisyiyah – Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tuban Saeun Ngalim menggantikan Ketua PDM Tuban, Nurul Yakin, menghadiri pelantikan…
Berita

PDM Tuban Resmikan Dua Masjid Baru

Tuban, Suara ‘Aisyiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tuban pada Ahad (9/1/2022) meresmikan dua masjid, yaitu Masjid Muhammad Yusuf yang ada di…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.