MCCC Gelar Vaksinasi Masyarakat Difabel di Bantul

Berita 4 Sep 2021 0 54x

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Sebagai komitmen Muhammadiyah untuk menanggulangi pandemi Covid-19 dan pemerataan akses vaksinasi di Indonesia, MCCC PWM DIY mengadakan vaksinasi bagi kelompok difabel di Balai Kalurahan Argosari, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, hari ini (04/09).

Kegiatan vaksinasi ini diinisiasi oleh MCCC PP Muhammadiyah, dan diselenggarakan oleh Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PW Muhammadiyah DIY dengan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) melalui Dinas Kesehatan DIY, RS PKU Muhammadiyah Gamping, Lazismu DIY, dengan tim vaksinator berasal dari RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta.

Disediakan 450 dosis dengan jumlah peserta difabel sebanyak 300 orang dan pendamping 150 orang. Pembukaan vaksinasi dihadiri oleh Wakil Ketua PDM Bantul, Suwandi, Lurah Argosari Hidayaturrachman, dan Ketua PWM DIY Isnawan.

Dalam sambutannya, Lurah Argosari Hidayaturrachman mengatakan, vaksinasi adalah hak semua orang agar terbentuk herd immunity. “Vaksinasi adalah langkah yang dilakukan untuk mempercepat penurunan penyebaran angka kasus Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga: Epidemiolog: Vaksinasi dan Protokol Kesehatan Kunci Penanganan Pandemi Covid-19

Wakil Ketua PDM Bantul Suwandi juga mengucapkan terima kasih kepada MCCC PP Muhammadiyah, Kemenkes, PWM DIY, dan Dinkes DIY yang telah berperan aktif selama satu tahun ini dalam penanggulangan pandemic Covid-19. “Semoga hal kecil yang kita berikan bagi sesama dapat bermanfaat untuk mereka,” ujarnya.

Ketua PWM DIY, Isnawan, mengatakan, tujuan vaksinasi adalah untuk memperkuat sistem Kesehatan masyarakat.

“Dengan vaksinasi ini kita berupaya untuk membangun kekebalan individu dan kekebalan kelompok sehingga masyarakat, terutama saudara kita yang difabel bisa saling melindungi,” tutupnya.

Lebih lanjut, Isnawan mengapresiai kerja bersama antara MCCC PP, MCCC PWM DIY, MPS PWM DIY, Lazismu PWM DIY, MPKU PWM DIY yang didukung oleh Lembaga Komunitas Penyandang Disabilitas di Sedayu. Pemdes Argosari dan FPRB yang telah bekerja secara maksimal dalam penyelenggaraan vaksinasi ini. (Budi Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *