MEK bersama LLPHB Lampung, Adakan Pelatihan ‘Dawet Lele dan Tiwul’

Berita 28 Sep 2020 0 78x

Lampung, Suara ‘Aisyiyah- Divisi Kewirausahaan, Majelis Ekonomi & Ketenagakerjaan PWA Lampung bersama LLHPB PWA Lampung mengadakan Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Dawet Lele dan Olahan Tiwul secara virtual, pada 9 September 2020.

Kerjasama ini menggandeng LLHPB PPA, mengingatLLHPB PPA juga sedang melaksanakan program Kelentingan Komunitas, yang dimana PWA Lampung diberi amanah untuk mengelola kegiatan tersebut. Kegiatannya meliputi, Budikdamber Lele & menanam sayur organik, dengan menghadirkan narasumber Hadir Solikhah selaku Ketua MEK PDA Lampung Tengah.

Setelah kegiatan Budikdamber ini berlangsung, untuk mengantisipasi panen lele maka diperlukan inovasi dan kreativitas untuk diolah menjadi panganan yang dapat dikonsumsi oleh semua umur. Hingga tercetuslah ide untuk mengadakan kegiatan pelatihan ini.

Diikuti anggota PWA Lampung, PDA se Provinsi Lampung, alumni SWA (Sekolah Wira Usaha ‘Aisyiyah), dan simpatisan ‘Aisyiyah. Dibuka oleh Ketua PWA Lampung ibu Dra. Nurjanah Baharuddin, dalam sambutannya ia memberikan apresiasi kepada Majelis Ekonomi & Ketenagakerjaan divisi Kewirausahaan yang telah berinisiatif mengadakan pelatihan ini.

“Semoga usai mengikuti pelatihan, peserta dapat merealisasikan dan dapat menjadi usaha rumah tangga (Home industry), yang diharapkan dapat menambah pemasukkan (income) dalam masa pandemi,” paparnya.

Semua peserta menggikuti dengan antusias, salah satunya Herlina selaku Sekretaris PDA Kota Bandar Lampung. Ia mengatakan bahwa Dawet Lele akan dijadikannya sebagai usaha baru dan bersedia menjadi seller. Begitupun Imronah, Ketua Majelis Kesejahteraan Ssial PWA Lampung, “Dawet Lele akan saya jadikan sebagai makan tambahan untuk balita,” ungkapnya. Pun, Sulastri selaku Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menegah PDA Tanggamus juga mengutarakan niatnya untuk mempraktekkan Dawet Lele ke IGABA (Ikatan Guru Bustanul Athfal.

Kegiatan Budikdamber ini awalnya hanya berlokasi di Panti Asuhan Budi Mulya Muhammadiyah 1 dan 2, dan kini sudah menyebar di panti asuhan Putri ‘Aisyiyah, dan TK ‘Aisyiyah Panjang. (ES).

Leave a Reply