Pendidikan

Memahami Bahasa Arab, Pentingkah?

Oleh: Shifna Asna Allifya*

Belajar bahasa asing memang menarik. Bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi dengan komunikan. Misalnya, jika ingin berkomunikasi dengan orang Jepang, tentu harus mempelajari Bahasa Jepang terlebih dahulu. Begitupun dengan bahasa lain.

Namun, sebelum mempelajari bahasa lain, alangkah baiknya jika umat Islam mempelajari Bahasa Arab. Dilansir dari kompasiana.com, Delima Humaira menjelaskan bahwa Bahasa Arab telah diyakini sebagai salah satu bahasa tertua di dunia. Karena Bahasa Arab secara resmi dikatakan sebagai bahasa yang sah digunakan dalam lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 1973. Itu berarti Bahasa Arab sudah diakui sebagai salah satu bahasa internasional.

Jika bicara tentang eksistensi Bahasa Arab di mata dunia, sebenarnya telah ditunjukkan melalui ditetapkannya hari Bahasa Arab sedunia oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) setiap 18 Desember.

Belajar Bahasa Arab bagi Umat Islam

Menjalani hari-hari sebagai seorang muslim/muslimah tentu tidak terlepas dari salat, berdoa, berzikir, membaca Al-Qur’an, dan aktivitas lain yang menggunakan Bahasa Arab. Dengan begitu, Bahasa Arab telah menjadi bahasa yang dipakai sehari-hari oleh umat Islam.

Didapati bahwa sarana berkomunikasi seorang muslim dengan Tuhannya menggunakan Bahasa Arab. Allah memang pasti mengetahui segala maksud hamba-Nya dengan bahasa apapun, tapi apakah seorang hamba dapat mengetahui apa maksud Allah tanpa mempelajari Bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an?

Allah swt. menurunkan wahyu kepada Jibril, kemudian disampaikan kepada Rasulullah saw. dengan Bahasa Arab sebagai sarana berkomunikasi karena Rasulullah merupakan orang Arab.

Di dalam Q.s. Az-Zukhruf ayat 3, Allah swt. berfirman yang artinya, “Sesungguhnya Kami menjadikan Al-Qur’an dalam Bahasa Arab supaya kamu memahami (nya).”

Dilansir dari laman arobiyahinstitute.com, apabila tidak mempelajari Bahasa Arab, akan banyak orang yang keliru dalam memahami agama Islam, karena sumber ilmu dalam Islam berasal dari kitab-kitab para ulama yang ditulis menggunakan Bahasa Arab.

Baca Juga: Tips Mendidik Anak Menjadi Menghafal Al-Qur’an Sejak Dini

Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘anhu pernah berkata, “Pelajarilah Bahasa Arab, karena Bahasa Arab adalah bagian dari agama kalian.” Dari hal ini, menjadi penting bagi umat Islam untuk mempelajari Bahasa Arab.

Bagaimana Cara Mempelajari Bahasa Arab?

Belajar Bahasa Arab menjadi kondisional karena kebutuhan sehari-hari setiap orang berbeda-beda. Beberapa tips yang dapat dilakukan dengan menyesuaikan kondisi masing-masing, ialah:

Pertama, belajar di sekolah berbasis Arab. Dengan menempuh jalur pendidikan dalam Bahasa Arab, tentunya akan lebih efektif. Belajar di pondok pesantren, madrasah, atau sekolah dengan pendidikan berbasis agama Islam dapat menjadi salah satu pilihan.

Kedua, mengikuti kursus Bahasa Arab. Belakangan ini, kursus Bahasa Arab telah banyak ditemukan, baik offline maupun online.

Ketiga, belajar mandiri. Belajar Bahasa Arab secara mandiri atau otodidak juga dapat menjadi pilihan. Dilansir dari laman arabiyyah.id, banyak situs internet yang menyediakan ruang untuk belajar Bahasa Arab juga channel-channel YouTube yang menyediakan video untuk mempelajari Bahasa Arab.

Mempelajari lewat kitab-kitab atau situs-situs berbahasa Arab juga dapat menjadi sarana belajar mandiri. Namun, hal ini kurang efektif karena tidak melalui guru. Jika memiliki teman yang lebih paham, bisa saja menjadikannya sebagai teman atau guru dalam belajar mandiri.

Bahasa Arab menjadi bahasa yang mempersatukan umat. Sayangnya, masih banyak orang yang kurang berminat mempelajarinya karena merasa sulit. Setidaknya, seorang muslim dapat berusaha sesuai kemampuannya untuk memahami Islam dengan mempelajari Bahasa Arab.

*Penulis merupakan Mahasiswa KPI UMY, dan wartawan magang Suara ‘Aisyiyah

6 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *