Mengasuh Anak Menggunakan Teknik Hypnoparenting

Gaya Hidup Parenting 27 Jul 2021 1 156x
hypnoperenting

hypnoperenting

Hypnoparenting merupakan pembinaan anak dengan memberikan pengaruh hypnosis (kondisi mental melalui penerapan secara imajinatif), dengan pemberian sugesti pada alam bawah sadar anak. Hypnosis sendiri terjadi saat kondisi seseorang berada di bawah alam sadar, yakni pada kondisi santai sehingga sugesti mudah ditanamkan.

Singkatnya, Hypnosis berarti pemberian atau pemasukan informasi ke dalam pikiran manusia. Sementara parenting adalah segala sesuatu yang berkenaan dengan tugas orang tua dalam mendidik dan membesarkan anak. Teknik Hypnoparenting melihat perubahan perilaku anak baik secara cepat atau memerlukan waktu lebih lama sesuai dengan kondisi pada anak.

Hypnoparenting bermanfaat untuk meningkatkan kualitas komunikasi serta kecerdasan spiritual orang tua dan anak. Hypnoparenting bekerja langsung di alam bawah sadar anak, sehingga dapat memberikan peluang bagi orang tua untuk menerapkan sugesti kepada anak tanpa adanya paksaan atau kekerasan.

Saat memberikan sugesti kepada anak, orang tua dianjurkan untuk berkomunikasi dengan bahasa yang baik, misal tanpa ada bentakan atau nada keras. Apabila komunikasi dilakukan dengan baik, anak akan mencontoh hal tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, bermain, ataupun sekolah.

Baca Juga: Pengaruh Ucapan Positif Orang Tua pada Anak

Kemampuan orang tua dalam melihat tumbuh kembang anak seringkali dikaitkan dengan tingkat pengetahuan dan pendidikan orang tua. Namun, hal tersebut bukan menjadi tolok ukur keberhasilan orang tua dalam menerapkan pola asuh pada anak. Pola asuh orang tua dapat ditingkatkan melalui keikutsertaan peranan mereka secara langsung dalam memantau tumbuh kembang anak.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pola asuh orang tua pada anak, seperti terdapat pada persamaan pola yang sebelumnya diterima orang tua, pengaruh dari lingkungan, perbedaan gender, pengetahuan mengenai agama dan keyakinan, kemampuan anak, serta status sosial ekonomi keluarga.

Pada penerapan Hypnoparenting, orang tua akan memberikan sugesti atau pengaruh kepada anak, baik mengenai perilaku ataupun permasalahan yang sedang dihadapi anak. Pemberian sugesti ini terjadi di saat anak berada pada posisi tenang atau menjelang tidur.

Melalui teknik Hypnoparenting, diharapkan orang tua mampu memotivasi dirinya untuk selalu berperan dengan memberikan sugesti kepada anak, walaupun pada penerapannya lebih terkesan mereka seperti berbicara sendiri. Penerapan teknik ini juga membutuhkan komitmen orang tua untuk selalu dekat dengan anak serta membimbing dalam meningkatkan potensi yang dimiliki anak. (Cheny*)

*Mahasiswa magang di Suara ‘Aisyiyah

 

Sumber:

Astuti, F. P., dkk. 2019. Penerapan Hypnoparenting Untuk Mengatasi Permasalahan pada Anak Usia Dini. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 1 (2).

Sri, S. N., dkk. 2018. Pengaruh Pelatihan Hypnoparenting terhadap Peningkatan Pemahaman Orang Tua dalam Mendidik Anak Usia Dini di Desa Aikmual Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016. Transformasi: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal, 3 (1).

Megawati, P. 2015. Perbedaan Perilaku Anak dengan pembelajaran HypnoParenting dan Non Hypnoparenting pada siswa TK Pertiwi Bojonegoro Tahun Ajaran 2013/2014, Skripsi Fakultas Ilmu Pendidkan UM.

One thought on “Mengasuh Anak Menggunakan Teknik Hypnoparenting”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *