Menjaga Kesehatan Anak pada Masa Pandemi Covid-19 dengan Melakukan Imunisasi

Berita 27 Agu 2021 0 89x
imunisasi anak

imunisasi anak

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah Kamis (26/8), akun instagram @halodoc mengadakan siaran langsung yang mengusung tema “Imunisasi Anak Homecare, Solusi Aman Untuk Kesehatan Si Kecil”. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (26/8) itu mengadirkan Devie Kristiani (Dokter Spesialis Anak dalam RS Bethesda) sebagai narasumber.

Devie menjelaskan bahwa imunisasi pada anak sangat penting karena efektivitasnya sudah terbukti. Menurutnya, sejak dilakukan imunisasi secara rutin, saat ini sudah tidak terdengar lagi bayi-bayi yang mengalami kejang akibat tetanus.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2005 di Indonesia sempat terjadi pandemi polio yang disebabkan oleh masyarakat yang tidak melakukan imunisasi secara rutin pada anaknya. Oleh karena banyak orang tua yang tidak melakukan imunisasi pada anaknya, kuman tersebut mudah menyerang mereka.

Devie menambahkan bahwa situasi itu sama halnya dengan pandemi saat ini. Upaya pencegahan Covid-19 seperti memakai masker, mencuci tangan, dan meningkatkan daya tahan tubuh harus diiringi dengan upaya pencegahan yang lebih spesifik, yaitu dengan melakukan vaksinasi.

“Kalau kita mau bicara untuk pencegahan suatu penyakit terhadap anak, maka kita bicara dua hal. Yang pertama adalah pencegahan secara umum. Pencegahan secara umum itu misalnya memberikan ASI eksklusif dan memberikan makanan yang bergizi. Tetapi kalau kita mau berbicara secara spesifik terhadap kuman tertentu, campak misalnya atau hepatitis, ya, mau tidak mau kita harus berbicara mengenai imunisasi,” ujar Devie.

Baca Juga: Imunisasi sebagai Bentuk Ikhtiar Menjaga Kesehatan Buah Hati

Di masa pandemi saat ini, imunisasi pada anak menjadi lebih penting sebagai bentuk pencegahan terhadap penularan suatu penyakit. Menurut Devie, semua vaksin di masa pandemi itu penting, namun jika ditanya vaksin mana yang harus didahulukan, jawabannya adalah vaksin-vaksin yang bisa mencegah infeksi saluran pernapasan.

“Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yang pertama mungkin kita harus memilih fasilitas kesehatan yang bisa menyediakan sarana kesehatan yang terpisah antara anak sakit dengan anak sehat. Kemudian mungkin dengan penjadwalan yang bagus sehingga tidak terjadi kerumunan, kemudian bisa juga dengan imunisasi drive thru, dan mungkin yang sekarang sedang dikembangkan adalah imunisasi ke rumah dengan home visit. Itu mungkin bisa menjadi pilihan aman untuk parents yang ingin melakukan imunisasi di era pandemi,” jelasnya.

Imunisasi dan vaksin pada dasarnya sama, yaitu proses memasukan antibodi ke dalam tubuh. Yang perlu dipersiapkan oleh orang tua bagi anaknya yang akan diimunisasi adalah kondisi tubuh anak yang harus benar-benar fit. (fathia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *