Menuju Porseni IGABA PWA Jawa Timur, IGABA Gresik Gelar Seleksi Lomba Pidato

Berita 1 Nov 2021 0 86x

IGABA GresikGresik, Suara ‘Aisyiyah – Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Gresik, Jawa Timur mengadakan seleksi lomba pidato dalam rangka mengikuti Porseni IGABA Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Timur. Seleksi diselenggarakan pada Jumat (29/10).

Tampak hadir dalam seleksi lomba pidato guru TK ‘Aisyiyah tersebut dari Majelis Dikdasmen PDA Kabupaten Gresik, Ning Munasichah, Estu Rahayu, dan Musyrifah.

Seleksi yang diikuti oleh 15 (lima belas) guru dan kepala sekolah itu berlangsung jam 12.30 WIB di lantai 4 Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jl. Raya Permata, No. 7, Perum Graha Bunder Asri, Gresik.

Ada 3 (tiga) tema yang bisa dipilih peserta, yakni Milad IGABA, Pentingnya Ibadah Sholat, dan Peringatan Tahun Baru Hijriyah.

Salah satu peserta dari TK ‘Aisyiyah Kecamatan Dukun, Nur Lailiyah mengambil tema Pentingnya Ibadah Sholat mengikuti seleksi tersebut.

Baca Juga: Mengenal Siti Umniyah: Sosok Pendiri TK ABA

Dalam pidatonya, ia mengatakan, “keluarga adalah tempat menanamkan pentingnya salat”.

Seorang ayah, menurutnya, perlu mengingatkan dan mengajak salat seluruh anggota keluarganya. Nur melanjutkan, salat merupakan ibadah yang wajib hukumnya. Ini adalah perintah Allah swt., sehingga tidak boleh ditunda.

Saking pentingnya ibadah salat, salat adalah penentu amal ibadah kita di dunia,” ucapnya dengan semangat. “Apabila salat kita baik, maka baiklah seluruh amal ibadah kita seluruhnya. Dan apabila salat kita buruk, maka buruklah amal ibadah kiat,” imbuhnya.

Mencari yang Terbaik

Ketua IGABA Kabupaten Gresik Tri Wulandari Heppyani mengatakan, yang terbaik di lomba pidato di tingkat Kabupaten Gresik ini akan mengikuti Porseni PW IGABA Jawa Timur. Sebelumnya, ia mengatakan, seleksi lomba diwakili oleh 1 (satu) orang dari masing-masing Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA). Dari 18 (delapan belas) PCA di seluruh Kabupaten Gresik, ada 15 (lima belas) PCA yang mengirim wakilnya untuk mengikuti seleksi lomba pidato.

Melihat semangat dan antusias peserta dalam membuat konsep dan menampilkan pidato, Heppy mengungkapkan kegembiraannya. “Begitu terharu. Ternyata banyak peserta yang sudah layak ditampilkan sebagai da’i,” ujarnya.

“Semoga ajang ini tidak berhenti hanya sampai di sini, agar bakat-bakat terpendam semakin berkembang,” tambahnya.

Berikut hasil seleksi 6 (enam) finalis tingkat cabang (PCA) yang maju ke babak selanjutnya, yakni: (1) Nur Lailiyah, PCA Dukun; (2) Ifah Faridah, PCA Kebomas; (3) Helmiyatiningsih, PCA Bungah; (4) Masruhah, PCA Manyar; (5) Wiwik Rudiawati, PCA Panceng; (6) Karunia Candra Wahyu,  PCA Wringinanom. (Estu Rahayu/sb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *