Berita

Momotoa ke Sekolah, Bersama IPM Wujudkan Sikap Peduli Lingkungan

Lampung, Suara ‘Aisyiyah Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kelestarian hutan, pola hidup sehat dan bersih sebagian dasar dari upaya menunaikan tanggung jawab tersebut. Pada kesempaan kali ini, Momotoa berkesempatan hadir ke SMA Muhammadiyah 1 Menggala, Tulang Bawang, Lampung, pada  Selasa (19/7) dengan mengadakan sosalisasi lingkungan, khususnya menggambarkan hutan Indonesia Timur dan secara umum membahas tentang perubahan iklim.

Kegiatan sosialisasi lingkungan tersebut disajikan secara menyenangkan, mengembirakan, dan edukatif. Beberapa hal yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, meliputi keanekaragaman hayati, pemanasan global, sebab-akibat perubahan iklim, dan solusi-solusi yang bisa dikerjakan semua pihak. Terselenggaranya sosialisasi lingkungan ini berkat kerja sama dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 1 Menggala, Eco Defender, Yayasan EcoNusa, dan Komunitas Muda Penjaga Laut.

Berslogan “beradat jaga hutan, beradat jaga laut”, siswa-siswi SMA Muhammadiyah 1 Menggala tampak antusias dalam mengikuti sosialisasi lingkungan itu. Para peserta didik diajak untuk melihat fenomena yang terjadi di Indonesia sekarang dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi jika manusia di seluruh Indonesia tidak mau menjaga lingkungan di sekitar.

“Acara yang sangat bagus ini harus terus didukung, karena sesuai dengan prinsip orang yang beragama Islam, yaitu Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin,” ujar Joko Riyanto selaku perwakilan dari pihak sekolah SMA Muhammadiyah 1 Menggala, Lampung.

Baca Juga: Kampung Ramah Lingkungan: Atasi Perubahan Iklim Berbasis Kampung

Dalam kesempatan tersebut, Sidiq Oktaviano selaku tim pemateri dari Ecofender menyampaikan, “kalian sebagai pelajar yang harus dilakukan sebagai bentuk aksi jaga lingkungan adalah meminimalisir sikap konsumeristik, bijak dalam penggunaan kendaraan, listrik, meminimalisir penggunaan plastik/botol sekali pakai, dan menyuarakan isu-isu lingkungan di media sosial”.

“Tadinya saya kurang paham apa itu iklim dan cuaca serta hubungannya dengan kehidupan sehari-hari kita. Setelah mengikuti kegiatan yang menyenangkan ini, saya mulai paham bahwa saya sebagai manusia memang tugasnya menjaga kelestarian alam, terkhusus di Indonesia,” ujar Anggun selaku pimpinan IPM di SMA Muhammadiyah 1 Menggala.

Di penghujung acara, tim Ecofender memberikan game virtual tentang materi yang telah disampaikan dengan teknik yang menyenangkan, sehingga siswa mengikuti sampai akhir dengan antusias. (Joko/sb)

Related posts
Berita

GreenFaith Indonesia Gelar Training Anak Muda dan Perempuan untuk Perjuangkan Keadilan Iklim

Palembang, Suara ‘Aisyiyah – GreenFaith Indonesia menggelar training untuk kaum muda dan perempuan lintas iman dengan tema “Membangun Akar Rumput, Gerakan Multi-Agama…
Hikmah

Fikih Tata Kelola Agraria: Solusi Perubahan Iklim

Oleh: Moh Soehadha* Kesejahteraan masyarakat selalu terkait dengan daya dukung lingkungan atau sumber daya alam sebagai sumber penghidupan. Jika kerusakan lingkungan terjadi…
Berita

Uji Coba Pasar Bebas Plastik GIDKP Berhasil Kurangi 17 Persen Penggunaan Kantong Plastik

Jakarta, Suara ‘Aisyiyah – Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) menindaklanjuti uji coba Pasar Bebas Plastik yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi…

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *