Berita

Muhammadiyah Tanggapi Rencana Kunjungan Jessica Stern ke Indonesia

Abdul Mu'ti

Jakarta, Suara ‘Aisyiyah Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan bahwa rencana kunjungan Jessica Stern ke Indonesia hanya akan menimbulkan masalah sosial, keagamaan, dan politik di Indonesia.

“Dalam situasi sekarang ini, kunjungan Jessica Stern sudah pasti akan menimbulkan kegaduhan dan potensi perpecahan kelompok yang pro dan kontra terhadap LGBT. Kalau alasannya adalah untuk membela HAM, sebenarnya ada masalah HAM yang sudah jelas-jelas terjadi di Palestina. Tetapi Amerika Serikat hanya diam seribu bahasa,” tegas Mu’ti pada Jumat (2/12).

Dalam konteks tersebut, lanjut Mu’ti, Jessica Stern dan pemerintah Amerika Serikat hendaknya menghormati Indonesia sebagai negara yang berdaulat dengan tidak memaksakan nilai-nilai yang bertentangan dengan moral dan kepribadian luhur bangsa Indonesia.

“Pemerintah Indonesia memiliki hubungan diplomatik dan bilateral yang baik dengan Amerika Serikat. Akan tetapi, demi kepentingan politik di dalam negeri terutama untuk menjaga persatuan bangsa, pemerintah melalui kementerian luar negeri dapat menyampaikan keberatan dengan kehadiran Jessica Stern ke Indonesia,” jelas Mu’ti.

Baca Juga: Mencegah dan Mewaspadai Anak Terpapar LGBT

Dalam situasi di mana pemerintah Indonesia berusaha memulihkan ekonomi yang sulit akibat Covid-19 dan memasuki tahun politik 2024, bangsa Indonesia memerlukan situasi politik dalam negeri yang kondusif. Berbagai hal yang berpotensi menimbulkan polarisasi dan perpecahan di masyarakat harus dihindari.

Mu’ti menilai bahwa selama ini pemerintah Indonesia menjalin kemitraan yang baik dengan Amerika Serikat misalnya dalam masalah Myanmar dan Afghanistan. “Ormas Islam mendukung sikap dan program pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat untuk perlindungan dan pemberdayaan perempuan di Afghanistan. Tetapi dalam hal LGBT umat Islam sudah jelas menolak. Pemerintah Amerika Serikat hendaknya memahami psikologi dan pandangan umat Islam Indonesia terhadap LGBT,” imbuh Mu’ti.

Terakhir, Mu’ti berharap agar jangan sampai hubungan dan kerja sama yang selama ini sudah terbangun antara masyarakat Indonesia dan Amerika Serikat dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan kemanusiaan yang terjalin dengan baik menjadi rusak akibat kunjungan Jessica Stern ke Indonesia. (ppm/sb)

Related posts
Berita

Sampaikan Selamat Harlah 1 Abad NU, Haedar Nashir: NU Pilar Strategis Islam Indonesia

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Atas nama PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan selamat Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU). Muhammadiyah dan…
Berita

PP Muhammadiyah dan Metro TV Buka Peluang Kerja Sama Penguatan Karakter Generasi Muda Indonesia

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Rabu (25/1), PP Muhammadiyah menerima silaturahmi dari jajaran pimpinan Metro TV. Pertemuan berlangsung di Kantor PP Muhammadiyah Cik…
Berita

Muhammadiyah Kecam Aksi Pembakaran Al-Quran di Swedia

Jakarta, Suara ‘Aisyiyah – Tindakan Rasmus Paludan yang membakar al-Quran mendapat kecaman keras dari umat Muslim seluruh dunia. Di Indonesia, Sekretaris Umum…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *