Nutrisi Utama yang Dibutuhkan Tubuh Sebelum, Selama, dan Sesudah Olahraga

Gaya Hidup Info Sehat 28 Jul 2021 0 72x
olahraga

olahraga

Olahraga sudah menjadi kebiasaan bahkan menjadi gaya hidup oleh sebagian masyarakat. Dalam berolahraga, seseorang sebaiknya membekali dirinya dengan ilmu yang cukup agar mendapatkan hasil yang optimal dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Mungkin sebagian besar masyarakat masih belum banyak yang tahu bahwa asupan makan sebelum, selama, dan sesudah berolahraga sangat penting untuk mencegah terjadinya cedera.

Terdapat beragam makanan yang baik untuk dikonsumsi sebelum dan sesudah berolahraga. Makanan-makanan tersebut dapat membantu memaksimalkan performa ketika berolahraga, membuat badan lebih cepat pulih setelah berolahraga, dan mengurangi risiko gangguan pada otot-otot dalam tubuh.

Pemilihan makanan yang mengandung protein, lemak, dan karbohidrat dapat memaksimalkan performa saat berolahraga. Makanan yang kaya akan nutrisi tersebut berperan sebagai bahan bakar dan membantu mencegah kerusakan pada otot. Waktu mengkonsumsinya juga perlu diperhatikan.

Baca Juga: Waktu yang Tepat untuk Kegiatan Olahraga

Baik tidaknya sarapan sebelum atau sesudah berolahraga tergantung pada jenis olahraga yang dilakukan. Namun, disarankan untuk tidak membiasakan diri berolahraga ketika perut dalam keadaan kosong.

Tujuan dari menjaga asupan makanan sebelum atau selama berolahraga yaitu menjaga ketersediaan energi dalam tubuh. Sementara itu, menjaga asupan makanan setelah berolahraga adalah untuk meningkatkan kualitas penyembuhan, karena selama berolahraga otot-otot dalam tubuh bekerja keras sehingga perlu dipulihkan kembali.

Mengutip guesehat.com, terdapat tiga nutrisi yang harus ada dalam tubuh, yaitu:

Pertama, karbohidrat. Karbohidrat adalah sumber energi utama, terutama untuk olahraga resisten seperti angkat beban, atau endurance seperti berlari. Meskipun sebagai sumber energi, seseorang tidak disarankan terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat.

Peneliti dari Health & Nutrition Science, Nutrifood Research Center, Rendy Dijaya Muliadi menjelaskan, “tidak perlu takut kekurangan energi karena tubuh memiliki cadangan energi yang disebut glikogen yang disimpan di hati dan otot. Fungsinya sebagai penambah stamina saat berolahraga. Maski karbohidrat bisa disimpan sebagai glikogen, namun hati dan otot juga ada kapasitasnya. Kalau kelebihan karbohidrat dan tidak ada lagi tempat penyimpanan, maka akan disimpan jadi lemak”.

Dalam olahraga, prinsip kebutuhan karbohidrat adalah semakin berat aktivitas, semakin tinggi kebutuhan karbohidrat.

Kedua, protein. Fungsi penting bagi orang yang aktif berolahraga adalah sebagai bahan pembentuk otot, memperbaiki jaringan, dan bisa sebagai cadangan energi. Sama seperti karbohidrat, kebutuhan protein juga meningkat sesuai intensitas berolahraga. Apalagi untuk tujuan membentuk otot ala binaragawan.

“Semakin kita sering berolahraga, otot akan cepat rusak sehingga wajib konsumsi protein untuk pembentukan dan perbaikan otot kembali,” tambah Rendy sebagaimana dilansir guesehat.com.

Ketiga, lemak. Lemak tetap diperlukan sebagai sumber energi cadangan, menjaga suhu tubuh, dan pembawa vitamin ADEK. Hanya saja, jenis lemak harus diperhatikan, yakni menggunakan asam lemak esensial, seperti omega 3 dan omega 6. Batasi lemak jenuh dan hindari lemak artifisial.

***

Tujuan dari makan sebelum berolahraga yaitu untuk mempersiapkan tenaga dan cairan dalam tubuh agar dapat digunakan secara maksimal ketika sedang berolahraga. Jika makan 2-4 jam sebelum berolahraga, seseorang dapat mengkonsumsi makanan berat dengan menu yang lengkap. Tetapi jika tidak memiliki banyak waktu saat sebelum berolahraga, maka bisa mengkonsumsi makanan yang lebih ringan.

Adapun makan saat berolahraga mungkin jarang dilakukan atau bahkan tidak pernah dilakukan oleh sebagian orang. Namun bagi seorang atlet yang melakukan latihan dalam jangka waktu yang cukup lama, penting untuk selalu mempertahankan kadar gula darah selama berolahraga.

Sementara tujuan dari mengkonsumsi makanan maupun minuman setelah berolahraga yaitu untuk mengembalikan tenaga dan cairan tubuh serta mengoptimalkan penyembuhan pasca berolahraga.

Tak dapat dimungkiri bahwa berolahraga dapat memberikan efek yang positif bagi tubuh. Apa yang kita konsumsi sangat berpengaruh terhadap hasil dari berolahraga yang kita lakukan. Maka dari itu, semua makanan yang masuk ke dalam tubuh harus selalu dikontrol. (Fathia*)

*Mahasiswa magang di Suara ‘Aisyiyah

 

Sumber:

https://www.alodokter.com/yuk-kenali-makanan-yang-baik-dikonsumsi-sebelum-dan-sesudah-olahraga

https://hellosehat.com/nutrisi/gizi-olahraga/makanan-ideal-sebelum-setelah-olahraga/

https://www.guesehat.com/makanan-yang-dianjurkan-sebelum-selama-dan-sesudah-olahraga

Tinggalkan Balasan