Berita

PCNA Jati Kudus Adakan Ramadhan Training Nasyiatul Aisyiyah

Kudus, Suara ‘AisyiyahBertempat di KB ‘Aisyiyah Melati Jati Kulon, Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Jati mengadakan Ramadhan Training Nasyiatul Aisyiyah (RATNA). Pelatihan ini mengusung tema “Spirit Puasa Ramadhan Mendidik Generasi Muslim Cerdas di Era Digital”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Ahad (3/4) ini diikuti 50 peserta dari anggota Nasyiatul Asiyiyah se-cabang Jati.

Yayuk Zuliyana sebagai pembicara pertama menyampaikan bahwa mendidik anak berpuasa merupakan kewajiban setiap orang tua. Mendidik anak untuk berpuasa perlu dilakukan sejak dini dengan beberapa langkah, yaitu: (1) memberikan pemahaman berpuasa pada anak; (2) memberitahu keutamaan berpuasa; (3) mengajak anak ikut berpuasa; (4) melatih berpuasa secara bertahap; (5) memberikan menu favorit saat berbuka puasa; (6) menciptakan suasana menyenangkan saat berpuasa, dan; (7) memberikan apresiasi puasa kepada anak.

“Puasa memberikan efek psikologi yang besar kepada anak. Dengan berpuasa, emosi anak menjadi lebih stabil, lebih mudah berkonsentrasi, percaya diri, dan menyehatkan pikiran,” terangnya.

Baca Juga: Haedar Nashir: Jadikan Ramadhan Sebagai Momen Hijrah Spiritual dan Intelektual

Yayuk juga menyampaikan bahwa mengajari anak berpuasa bukanlah perkara mudah. Ada beberapa hambatan yang dirasakan. Oleh akrena itu, agar orang tua tidak mengalami kesulitan dalam mengajari anak berpuasa, orang tua perlu mengetahui alasan penting kenapa perlu mengajari anak berpuasa sejak dini.

Pada usia 3-5 tahun, anak mulai diajari bahwa saat puasa, seseorang tidak boleh makan dan minum. Anak diajarkan bahwa ketika puasa, sarapan dilakukan di awal waktu dan makan siang dilakukan di akhir waktu. Selain itu, penting jug mengajarkan kepada anak bahwa berpuasa memerlukan pembiasaan, yaitu membiasakan untuk bangun sahur serta buka puasa bersama dengan suasana yang menyenangkan.

Turut hadir pula Muh. Muttaqin sebagai pembicara kedua. Muttaqin menyampaikan bahwa mendidik anak generasi alpha memang tidak mudah. Anak yang lahir pada generasi alpha memiliki keunggulan berupa adanya teknologi yang berkembang pesat. Anak generasi alpha bisa belajar dari berbagai sumber, yang mana hal itu adalah sesuatu yang sulit didapat pada generasi orang tua.

Dengan adanya teknologi ini, lanjut Muttaqin, orang tua perlu mengarahkan bagaimana penggunaan teknologi secara bijak. Orang tua perlu mengawal generasi alpha dalam menggunakan teknologi. Batasi penggunaan gawai, agar anak tetap fokus dengan dunia nyata karena banyak risiko negatif yang mengintai generasi alpha dengan adanya konten-konten yang kurang mendidik. Orang tua berperan membekali dan menanamkan nilai-nilai kepada anak. Jangan sampai anak generasi alpha kehilangan sosialisasi karena terjebak terlalu lama di rumah menggunakan gawai.

Selain itu, Muttaqin juga menyampaikan bahwa anak pada usia dini membutuhkan kasih sayang dari orang tuanya. Kemudian ketika anak berusia akil baligh, dapat dilakukan pengurangan sedikit kasih sayang serta terakhir ketika anak berusia dewasa dapat mengurangi lebih banyak kasih sayang. “Jadikan momentum Ramadhan ini untuk mengajarkan puasa pada anak, mengajak anak ikut ke masjid, dan menanamkan anak untuk gemar berinfaq,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PCNA Jati, Ina Filasari bersyukur bahwa kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. “Tujuan kegiatan ini untuk pembekalan ilmu agama dan mempererat tali silaturahmi serta membekali orang tua bagaimana langkah tepat mendidik generasi alpha,” terangnya.

Ina Filasari berharap, adanya kegiatan ini bisa menjadi wadah peserta untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman, serta hubungan antar peserta menjadi lebih akrab. (Ina Filasari/sb)

Related posts
Berita

Kuatkan Nilai Toleransi dan Peduli Lingkungan, Nasyiatul Aisyiyah Siapkan Modul Eco-Bhinneka

Jakarta, Suara ‘Aisyiyah – Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PP NA) telah menyelenggarakan Kajian Tematik Penyusunan Modul ToT (Training of Trainer) Eco Bhinneka…
Kesehatan

Makanan Sehat Selama Ramadhan

Oleh: Asti Nurhayati* Menjalankan ibadah Ramadhan dengan tubuh yang sehat dan bugar terutama di masa pandemi Covid-19 tentu merupakan hal yang sangat…
Berita

Jangan Mager, Berikut Tips Isoman Pasien Covid-19 Selama Ramadhan

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Melakukan latihan fisik yang rutin, memenuhi nutrisi dengan baik, melakukan istirahat yang cukup, dan menghindari stres adalah beberapa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.