PDA Ponorogo Selenggarakan Rakor Program Penanggulangan Stunting

Berita 9 Nov 2021 0 48x

Rakor PDA PonorogoPonorogo, Suara ‘Aisyiyah – Sabtu (6/11), untuk pertama kali di masa pandemi ini Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Ponorogo melaksanakan kegiatan secara tatap muka. Kegiatan ini bertempat di Aula Lantai 2 Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo, Jalan Jawa, No. 38, Ponorogo.

Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Program Penanggulangan Stunting Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah dan Pimpinan Cabang Se-Daerah Ponorogo ini dihadiri oleh Ketua, Sekretaris, Bendahara, Korma Kesehatan PD ‘Aisyiyah, Tim Stunting PD ‘Aisyiyah, Ketua PCA dan MK se-Daerah Ponorogo. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh para pimpinan untuk bersilaturahmi setelah lama tidak melakukan pertemuan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PD ‘Aisyiyah Ponorogo Titi Listyorini menyampaikan beberapa poin, antara lain rencana pelaksanaan Muktamar Aisyiyah ke-48, perkembangan Amal Usaha ‘Aisyiyah, pendataan lansia yang belum divaksin, dan informasi program dari Dinas Kesehatan tentang imunisasi Pneumonia bagi bayi di puskesmas masing-masing.

Baca Juga: Solusi Stunting dalam Perspektif Islam

Tak lupa, ia meminta PCA untuk mendata anak-anak yatim piatu terdampak Covid-19 di daerah Ponorogo, yang merupakan tahap ke dua. Titi juga menyampaikan, “bagi PCA yang belum melengkapi data organisasi mohon untuk segera melengkapi data-data tersebut”.

Sementara itu, Ketua Majelis Kesehatan PD ‘Aisyiyah Ponorogo Siti Choirul Djannah menyampaikan, “PDA telah memfasilitasi kegiatan stunting ini, di mana Majelis Kesehatan menjadi leading sector. Mudah-mudahan bisa memberikan semangat dan energi yang luar biasa kepada ibu-ibu Pimpinan Daerah dan juga Cabang”.

Program penanggulangan stunting ini merupakan program unggulan di perpanjangan periodesasi kepemimpinan, yang bersinergi dengan beberapa majelis, yaitu: Majelis Tabligh, Majelis Kesehatan, Majelis Dikdasmen, Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan, dan Majelis Kader.

Dalam kesempatan ini peserta juga diberikan materi tentang “Gizi Tercukupi Hindari Stunting Sejak Dini” yang disampaikan oleh Elmie Muftiana selaku Koordinator Program Penanggulangan Stunting PD ‘Aisyiyah Ponorogo. Dalam materi tersebut juga disampaikan prevalensi stunting di Kabupaten Ponorogo, sehingga para peserta mengetahui angka stunting di daerah masing-masing.

Tidak lupa, PDA Ponorogo juga memperkenalkan Muvikid. Muvikid adalah bubuk tabur multivitamin bagi anak. Ini merupakan salah satu bentuk sinergritas antarmajelis.

Untuk rencana tindak lanjut kegiatan ini adalah pembentukan Tim Penanggulangan Stunting PCA. Setelah tim ini terbentuk diharapkan bisa melakukan sosialisasi dan edukasi serta pendampingan. Sosialisasi dan edukasi bisa dilakukan melalui wali murid TK ABA dan juga di kelompok pengajian.

Harapannya, terbentuknya Tim Penanggulangan Stunting di masing-masing daerah bisa ikut mewujudkan target pemerintah, yaitu tahun 2024 angka stunting setiap daerah di bawah angka 14 persen. (wiwin/sb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *