PDA Se-Kaltim Berhasil Kembangkan Budikdamber, sebagai Upaya Ketahanan Pangan

Berita 29 Aug 2020 0 73x

Samarinda, Suara ‘Aisyiyah- Program Budidaya Ikan dan sayuran dalam ember (Budikdamber) yang dilakukan oleh ibu-ibu masyarakat Samarinda, telah menunjukkan tanda-tanda keberhasilan. Terlihat dari pertumbuhan Ikan Lele yang semakin besar, dan berbagai sayuran yang ditanam pada media gelas plastik, polybag, pot dan media lainnya, sudah mulai dapat dipanen.

Program yang dimulai sejak awal bulan Juli 2020, juga berkat binaan ibu-ibu Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Timur (LLHPB PWA Kaltim). Selanjutnya, keberhasilan Budikdamber ini ilmunya, akan disebar luaskan kepada ibu-ibu Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) se Kalimantan Timur sebagai bagian syiar, dakwah amar ma’ruf LLHPB PWA Kaltim.

Berkenaan dengan keberhasilan Budikdamber tersebut, LLHPB PWA Kaltim menggelar pertemuan virtual (zoom meeting) bersama sembilan PDA se-Kalimantan Timur dalam rangka pengembangan Program Ketahanan Pangan Keluarga dan Komunitas Lenting (19/08). Hadir Ketua PDA se-Kalimantan Timur, Ketua-ketua Majelis dan Lembaga PWA Kalimantan Timur. Noor Hurriyati Ketua PWA, menyambut baik dan mengapresiasi program yang telah dilaksanakan LLHPB bersama Ibu-ibu PDA se Kaltim. Ia juga berharap Majelis dan Lembaga lainnya segera menyelenggarakan hal yang sama dalam menjalankan progamnya.

Sementara Wakil Ketua Koordinator LLHPB Nurhayati Tappa menyampaikan tentang materi program, Siti Mariyam Ketua LLHPB sekaligus sebagai manajer area program, mengajak seluruh PDA bekerja sama dengan masyarakat sekitar untuk segera menindaklajuti Program Kelentingan pangan. “Program tidak mengikat pada Budikdamber saja, sangat dipersilahkan untuk merencanakan dan melaksanakan program sendiri sesuai dengan kondisi daerah masing-masing. Misalnya ikan Nila, Gurami, ikan gabus dan lain-lain. Sayurannya juga dapat dipilih variasi sayuran kangkung, bayam, sawi, terong, tomat, kemangi dan cabe,” pungkasnya. Diakhir paparannya ia menyelipkan motivasi, serta janji akan memberi sedikit dana kepada seluruh PDA sebagai modal awal.

Terkait teknis, Ekowati sebagai TIM manajemen LLHPB menjelaskan bagaimana mengiplementasikan program khususnya Budikdamber, mulai dari teknik memilih bibit ikan dan bibit sayur, memelihara dan teknik memberi makan ikan serta memupuk tanamannya. Pun administrasi, Susiyati sebagai TIM Media, turut menjelaskan bagaimana cara menyiapkan administrasi, memanfaatkan Informasi dan Teknologi serta bagaimana membuat serta menyiarkan berita ini pada media sosial. Bertujuan agar warta atau berita program Kelentingan pangan ini dapat dibaca, diketahui, dipahami dan ditirukan oleh masyarakat luas.

Sebagai penutup, Martini yang sudah berhasil memelihara ikan Lele dan sayuran memaparkan testimoninya. “Keberhasilan saya itu karena mentaati dan tekun mengikuti pengarahan dari ibu-ibu LLHPB. Selanjutnya juga saya lakukan pengarahan dan koordinasi melalui WhatsApp grup Keluarga Lenting Kaltim dan melalui zoom yang akan diagendakan secara rutin,” paparnya.

Dengan program Budikdamber, masyarakat mulai peduli memanfaatkan kesempatan dan memanfaatkan lingkungan pekarangan untuk hal yang positif. Mulai dari memelihara ikan dalam ember dan menanam berbagai sayuran di sekitar rumah akan menimbulkan rasa bahagia dan ketenangan dalam hati, selain juga menambah income keluarga. Hiburan yang murah-meriah, dan mudah dilaksanakan ini terutama akan meningkatkan kecukupan gizi keluarga. (Gustin Juna)

Sumber : Susiyati-‘Aisyiyah Kaltim

Leave a Reply