Berita

PDA Tuban Distribusikan Bibit Sayur Program Penanaman Sistem Pola Asuh

Tuban, Suara ‘Aisyiyah – Tim Pelaksana Program Penanaman Pohon dan Sayur dengan Sistem Pola Asuh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Tuban mulai mendistribusikan bibit sayur setelah mendistribusikan pohon ke beberapa lokasi.

Pendistribusian dilakukan di rumah bibit yang terletak di Desa Wangun, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Rabu (24/11).

Kegiatan ini dilakukan untuk mensukseskan program yang dicetuskan oleh Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah bekerja sama dengan Lazismu.

“Ibu-ibu dari 14 Ranting yang ada di Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Palang hari ini mengambil bibit sayur sekaligus mendapatkan penyuluhan tentang cara menanam dan merawatnya,” ucap Unik Faiyah, Anggota Tim Pelaksana Program PDA Tuban.

Dijelaskan ada beberapa jenis bibit yang diberikan, terdiri dari tomat, cabai, terong, brokoli, dan lain-lain. “Jumlah total 600 orang dengan masing-masing orang menerima 4 polibag. Sebagai ibu asuhnya Ketua Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah,” jelasnya.

Baca Juga: PDA Tuban Mulai Salurkan Bibit Pohon dan Sayur Program Penanaman Sistem Pola Asuh

Diharapkan, warga menanam sayuran dan merawatnya dengan baik sehingga bisa dipanen dan dinikmati secara langsung.

Sementara itu, Lilik Muyasaroh selaku Ketua Pelaksana Program dari PDA Tuban menuturkan untuk sayur, tidak harus membutuhkan lahan yang luas, di rumah masing-masing pun bisa dengan menggunakan media polibag.

”Tidak perlu lahan yang luas, tapi cukup hanya dengan polibag sebagai media tanam. Ini juga dalam rangka menumbuhkan budaya menanam di pekarangan rumah sendiri,” tuturnya.

Perempuan yang juga menjadi ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PDA Tuban ini berharap, program ini bisa menjadi contoh yang baik bagi  pihak yang lain.

”Semoga program LLHPB ‘Aisyiyah ini bisa menjadi program bersama. Baik pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Sukur dinas terkait bisa menganggarkan sehingga masyarakat bisa mendapatkan bibit secara gratis, ditanam dan bisa dipanen dan dikonsumsi sendiri,” harapnya. (Iwan Abdul Gani)

Related posts
Sejarah

Sekolah Bidan Aisjijah, Kontribusi Aisyiyah Lahirkan Tenaga Kesehatan Islam di Indonesia

Isu kesehatan sudah menjadi perhatian ‘Aisyiyah sejak awal. Pada 1930, misalnya, di tengah kongres Muhammadiyah ke-19 di Minangkabau, ‘Aisyiyah mengadakan Kongres Bayi…
Tokoh

Siti Aisyah dalam Riwayat Kepemimpinan Aisyiyah

Oleh: Muarif “…bukan Muhammadijah jang menghadjatkan kepada kita, tetapi kitalah jang menghadjatkan akan hidup suburnja Muhammadijah…” (Siti Aisyah). Pesan Siti Aisyah, salah…
Liputan

Perluas Segmen Jamaah Pengajian untuk Menebar Kebermanfaatan Aisyiyah

Chalifah, Ketua Majelis Tabligh PP ‘Aisyiyah, mengakui tidak mudah merangkul semua segmen dalam satu pengajian. Oleh karena itu, ungkapnya saat diwawancara Suara…

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.