Pemerintah Berikan Bantuan Obat Gratis bagi Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Berita 16 Jul 2021 0 100x

Jakarta, Suara ‘Aisyiyah – Tanggal 15 Juli 2021 kemarin, pemerintah mengeluarkan 300 ribu paket obat dan vitamin gratis kepada masyarakat di daerah Jawa dan Bali. Peluncuran tersebut disiarkan langsung di akun Youtube Sekretariat Presiden. Obat ini diperuntukkan bagi mereka yang melakukan kegiatan isolasi mandiri. Terdapat 3 paket obat yang diluncurkan pemerintah kepada masyarakat yang terpapar Covid-19.

Paket yang diluncurkan pemerintah ini memiliki beberapa varian obat dan vitamin, tergantung dengan kondisi pasien Covid-19. Ketiga paket tersebut adalah: (a) paket 1 terdapat vitamin untuk warga terpapar Covid-19 dengan hasil Test PCR positif namun tanpa gejala atau OTG; (b) paket 2 terdapat vitamin dan obat untuk warga terpapar Covid-19 yang mengalami gejala panas dan kehilangan penciuman. Paket 2 ini harus memerlukan konsultasi dan resep dari dokter; (c) paket 3 terdapat vitamin dan obat untuk warga terpapar Covid 19 yang mengalami gejala panas dan batuk kering. Sama dengan paket 2, paket 3 ini juga memerlukan konsultasi dan resep dari dokter.

Pembagian obat dan vitamin akan dilakukan pada wilayah Jawa dan Bali, mengingat peningkatan kasus yang terjadi di daerah tersebut. Kemudian, peluncuran obat dan vitamin akan menyebar luas ke berbagai daerah yang ada di Indonesia untuk membantu masyarakat yang menjalani kegiatan isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19.

Obat dan vitamin gratis tersebut disiapkan oleh Menteri BUMN yang diproduksi oleh BUMN farmasi. Kegiatan distribusi obat nantinya akan dibantu oleh pemerintah daerah, desa, puskesmas, Babinsa sampai dengan pengurus RT dan RW.

Baca Juga: Ramuan Jamu Penjaga Imunitas Tubuh

Presiden Joko Widodo meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengoordinasi langsung kegiatan pembagian obat gratis kepada masyarakat. Terdapat prosedur untuk medapatkan obat dan vitamin gratis ini. Prosedur tersebut dipergunakan untuk mengetahui keluhan yang dirasakan pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri.

Ada dua prosedur yang harus dipenuhi. Pertama, pasien yang terpapar Covid-19 ataupun keluarganya, harus melapor kepada puskesmas/bidan desa, untuk mendapatakan pendataan dari pihak puskemas/bidan desa. Kedua, nantinya pihak puskesmas atau bidan desa akan melakukan membuat daftar dan membagi pasien tersebut ke dalam beberapa pembagian, berupa Orang Tanpa Gejala (OTG) atau Orang Dengan Gejala (ODG) ringan, sedang atau berat.

Kedua persyaratan tersebut dipergunakan sebagai acuan untuk pihak puskesmas memberikan obat yang sesuai kepada pasien yang sedang melakukan isolasi. Selain itu memberikan hasil Test PCR positif Covid-19 harus dilakukan oleh pasien Covid-19. Nantinya obat dan vitamin gratis tersebut akan diantarkan langsung ke rumah warga bersama dengan petugas puskesmas/bidan desa.

Peningkatan pasien Covid-19 membuat rumah sakit tidak bisa menampung pasien lebih banyak lagi. Oleh karena itu pemerintah dan pihak rumah sakit menganjurkan kepada pasien Covid-19 untuk melakukan isolasi mandiri,  namun tetap dalam pengawasan dokter atau tim kesehatan dan tetap mendapatkan pasokan obat serta vitamin yang telah disiapkan pemerintah. (Cheny*)

*Mahasiswa magang di Suara ‘Aisyiyah

 

Sumber :

https://www.kompas.tv/article/193129/distribusi-bantuan-obat-gratis-untuk-pasien-isoman-covid-19-akan-dibantu-tni-dan-petugas-puskesmas

https://www.cnbcindonesia.com/news/20210715174515-16-261271/begini-cara-dapat-obat-vitamin-covid-19-gratis-dari-jokowi?_gl=1*q14kr9*_ga*dTVTc0VZeHc5d2lrMkFSYWd1OEtTLXQwdHZ1OHVJLUk2Q0tIam5ucW1Xc2FiM1pwNGhmR2dHLWYzcWdFTGQ4OQ

https://kesehatan.kontan.co.id/news/pemerintah-beri-obat-vitamin-penyembuhan-covid-19-gratis-ini-cara-mendapatkannya?page=all

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *