Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan

Gaya Hidup 9 Agu 2021 0 142x
menjaga lingkungan

menjaga lingkungan

Menjaga kebersihan lingkungan merupakan suatu kewajiban bagi setiap individu. Kebersihan lingkungan harus tetap dijaga agar seseorang atau sekelompok masyarakat terhindar dari berbagai macam penyakit. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan salah satu cara menjaga agar tubuh tetap sehat, selain rajin berolahraga, istirahat yang cukup, dan mengkonsumsi makanan bergizi.

Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Seluruh masyarakat harus mempunyai kesadaran untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.

Akan tetapi, realitasnya banyak masyarakat yang belum menyadari atau malah sengaja menciptakan lingkungan yang kumuh dan kotor. Salah satu contohnya, tidak sedikit masyarakat yang dengan santainya membuang sampah sembarangan.

Baca Juga: Perempuan dan Lingkungan Hidup

Dikutip dari laman sanitariankit.id, ada beberapa manfaat dari menjaga kebersihan lingkungan. Pertama, tubuh menjadi sehat. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, menjaga agar lingkungan tetap bersih dapat membuat kesehatan seseorang terjaga. Sebaliknya, lingkungan yang tidak bersih akan menjadi sarang bagi nyamuk dan berbagai bakteri penyebab penyakit.

Kedua, menjaga kesehatan mental. Udara yang segar, air yang bersih, dan lingkungan yang bersih dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang. Selain itu, orang yang kualitas lingkungan hidupnya baik besar kemungkinan akan terhindar dari penyakit mental. Selain itu, lingkungan yang bersih dan sehat akan lebih nyaman untuk ditinggali.

Cara Menciptakan Lingkungan yang Bersih

Bagaimana caranya menjaga lingkungan agar tetap bersih? Dikutip dari laman bulelengkap.go.id, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan, yakni:

Pertama, menjaga kebersihan rumah. Dimulai dengan menjaga kebersihan rumah dan halaman rumah, seseorang akan terbiasa untuk membersihkan lingkungan sekitarnya. Syukur-syukur dapat mempengaruhi orang lain untuk menjaga kebersihan rumahnya juga.

Kedua, mendaur ulang sampah. Sampah anorganik seperti kaleng bekas, botol bekas, kertas, dan plastik yang sudah tidak dipakai dapat dijadikan bahan berkreasi dan hiasan. Daripada dibuang, alangkah lebih baiknya jika sampah tersebut dimanfaatkan dengan baik. Pemanfaatan itu juga sebagai upaya meminimalisir jumlah sampah yang menumpuk.

Ketiga, membuat pupuk kompos. Sementara itu, daripada membiarkan sampah organik membusuk dan menimbulkan berbagai macam penyakit, lebih baik dimanfaatkan untuk membuat pupuk kompos.

Keempat, tidak membuang sampah sembarangan. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan perlu ditanamkan tidak hanya pada individu, tetapi juga pada kelompok dan semua elemen masyarakat, minimal di lingkup RT/RW. Selain menanamkan kesadaran, cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan gotong royong. Selain membersihkan lingkungan sekitar, gotong royong juga bisa mempererat jalinan silaturahmi.

Kelima, melakukan penghijauan, misalnya dengan menanam bibit pohon di lingkungan sekitar agar lingkungan menjadi lebih asri. Keenam, memperbanyak tempat sampah. Kurangnya jumlah tempat sampah seringkali menjadi sebab masyarakat membuang sampah sembarangan. Oleh karenanya, selain memunculkan kesadaran pada individu dan masyarakat, fasilitas sampah yang memadai juga perlu diadakan.

***

Lingkungan yang bersih akan membuat siapa pun yang memandang dan tinggal di tempat tersebut menjadi nyaman. Selain itu, ada banyak manfaat yang didapatkan dari menjaga kebersihan lingkungan. Sebaliknya, lingkungan yang kotor selain membuat tidak nyaman dan tidak baik untuk kesehatan, juga tidak enak dipandang mata.

Dikutip dari laman sanitariankit.id, lingkungan kotor tidak hanya akan membawa dampak buruk bagi manusia, tapi juga bagi lingkungan. Dampak buruk terhadap manusia adalah dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, seperti demam berdarah, gatal-gatal, infeksi saluran pencernaan, dan sebagainya.

Adapun dampak buruk terhadap lingkungan adalah; pertama, dapat menimbulkan pencemaran air. Pencemaran air terjadi ketika sampah dibuang ke sungai. Selain mencemari air sungai, hal ini juga dapat menghambat proses air tanah dan tentu saja ini merupakan sebuah kabar buruk mengingat air tanah sangatlah penting bagi kehidupan manusia.

Kedua, pencemaran tanah. Sampah yang berserakan dan tak terawat akan berdampak pada hujan asam. Hujan asam terjadi akibat aktivitas industri yang menyebabkan mineral berbahaya terlepas dari ikatannya dan kondisi PH tanah menjadi rendah.

Berbagai manfaat menjaga lingkungan dan dampak buruk yang ditimbulkan oleh lingkungan yang kotor seharusnya memunculkan kesadaran kepada umat manusia untuk selalu menjaga dan melestarikan lingkungan, bukan malah mencemarinya. (Rizka*)

*Mahasiswa magang di Suara ‘Aisyiyah

 

Sumber:

Pentingnya Menjaga Lingkungan untuk Kesehatan

https://disperkimta.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/cara-menjaga-kebersihan-lingkungan-90

Dampak Lingkungan Kotor dan Polusi Sampah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *