Pentingnya Pemenuhan Gizi Seimbang Bagi yang Sedang Isoman

Berita 27 Agu 2021 0 71x

Yogyakara, Suara ‘Aisyiyah Ahli Gizi RS PKU Muhammadiyah Gamping Laily Ulfah menjelaskan bahwa makanan dengan gizi seimbang adalah salah satu terapi untuk penyembuhan penyakit infeksi, termasuk Covid-19. Hal tersebut ia sampaikan dalam siaran langsung di akun YouTube @MQFM Jogja dengan tema “Nutrisi Selama Isolasi Mandiri”. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (26/8) itu membahas mengenai nutrisi yang dibutuhkan selama isolasi mandiri.

Laily menjelaskan bahwa saat sedang menjalani isolasi mandiri, kebutuhan nutrisi harus tercukupi. Tentunya makanan yang dikonsumsi harus mengandung sumber energi serta sumber vitamin dan mineral. Menurutnya, makanan sumber energi sangat diperlukan bagi tubuh, jadi ketika sakit pun tubuh tetap memerlukan energi agar dapat menjalankan fungsi-fungsinya.

Laily mengatakan, makanan sumber energi bisa didapatkan dari: (a) karbohidrat. Karbohidrat bisa didapatkan dari nasi, kentang, biscuit, dan umbi-umbian; (b) lemak jenuh. Lemak jenuh bisa didapatkan dari minyak zaitun, kacang-kacangan, serta alpukat; (c) protein. Pada saat terserang infeksi, protein ini sangat diperlukan untuk mengganti sel-sel yang rusak sekaligus memperkuat antibod- (melawan virus). Protein bisa didapatkan dari telur, tahu, tempe, ikan, dan ayam.

Selain makanan sumber energi, makanan sumber vitamin dan mineral pun sangat dibutuhkan oleh tubuh. Apalagi kondisi tubuh sedang terinfeksi. “Kita tidak bisa menggantungkan hanya pada satu sumber makanan, karena aturan gizi seimbang adalah mengkonsumsi aneka ragam makanan. Tidak ada satu makanan yang mempunyai kandungan gizi yang lengkap,” jelas Laily.

Baca Juga: Anak Positif Covid-19, Begini Langkah Isolasi Mandiri yang Tepat

Laily menyebutkan, jenis vitamin tersebut adalah vitamin D dan vitamin C. Orang yang sedang menjalani isolasi mandiri sangat memerlukan vitamin D, karena vitamin D berguna untuk imunitas tubuh dan membantu penyerapan kalsium, serta sebagai bahan pembentuk hormon. Sumber vitamin D bisa didapatkan dari ikan laut, daging, minyak ikan, kuning telur, jamur, serta sinar matahari.

Kemudian Vitamin C. Menurut Laily, vitamin C juga sangat penting karena berfungsi untuk mengatasi infeksi serta mempercepat pemulihan tubuh akibat infeksi.  Vitamin C terdapat pada sayur dan buah. Buah dianjurkan  untuk dikonsumsi 2-3 porsi dalam sehari, kemudian sayur 3-4 mangkuk dalam sehari. “Pada saat terinfeksi, biasanya seseorang akan mengalami penurunan nafsu makan dan kebutuhan vitamin C meningkat. Oleh sebab itu, suplemen makan dapat digunakan,” katanya.

Selain vitamin D dan C, tubuh kita pun memerlukan mineral. Laily menegaskan bahwa tubuh memerlukan asupan cairan yang cukup, seperti rutin mengkonsumsi air putih dan isotonik, terutama pada isoman yang tinggal di daerah yang suhunya panas, karena akan mengeluarkan banyak keringat. Penting sekali mengkonsumsi asupan cairan yang banyak supaya tubuh tidak dehidrasi.

Dalam kegiatan tersebut, seorang peserta mengajukan pertanyaan mengenai isolasi mandiri; bagaimana dapat mencukupi kebutuhan gizi sedangkan kita tidak boleh keluar rumah? Laily kemudian menjawab, jangan segan meminta bantuan kepada tetangga atau keluarga untuk menyiapkan kebutuhan yang diperlukan. Sebagai tetangga, kita juga tidak boleh mengucilkan orang yang sedang menjalani isoman. (rizka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *