Penyebab Stroke pada Usia Muda

Berita 28 Agu 2021 0 45x
Stroke di usia muda

Stroke pada usia muda

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Ario Soeryo, menjelaskan bahwa stroke merupakan suatu kondisi yang diakibatkan kelainan pembuluh darah di otak. Hal tersebut ia sampaikan dalam siaran langsung di akun Instagram @oramiparenting dengan tema “Waspada Stroke di Usia Muda”. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (26/8) itu membahas mengenai penyebab stroke pada usia muda.

Ario menjelaskan bahwa pada gejala stroke mengalamai beberapa keluhan, seperti lemah pada satu sisi tubuh, pusing kepala, dan vertigo. Sebagian dari vertigo memang ada kaitannya dengan gejala stroke. Menurutnya, stroke pada usia muda disebabkan oleh adanya kelainan pada salah satu sekat jantung.

Ario mengatakan, penyakit stroke memang agak sulit untuk dideteksi. Namun perlu dicurigai apabila ada keluhan pusing kepala, migrain, vertigo atau lemas pada salah satu sisi tubuh, karena merupakan pertanda gejala stroke. Gejala stroke dapat dideteksi dengan menggunakan alat USG jantung atau ekokardiografi.

Pertolongan pertama pada orang yang terkena stroke adalah dengan memberinya oksigen. “Kita dapat memberikan oksigen terlebih dahulu kepada orang yang terkena stroke sebelum membawanya ke rumah sakit,” jelas Ario.

Ario juga menyebut perbedaan gejala stroke ringan dan stroke berat. Stroke ringan biasanya terjadi singkat dan akan langsung hilang tanpa meninggalkan gejala sisa. Gejala sisa yang dimaksud ialah lemah pada salah satu sisi tubuh (sebagian kecil). Jika terjadi kelemahan pada seluruh organ tubuh, hal tersebut mengindikasikan bahwa gejala stroke semakin berat.

Baca Juga: Deteksi Dini Stroke

Mengenai stroke yang menyerang orang di usia muda, Ario menjelaskan, hal itu disebabkan karena adanya kelainan struktural di jantung yang menyebabkan terjadinya bekuan darah melalui sekat yang tidak sempurna. Tindakan yang dilakukan ketika adanya kelainan struktural di jantung adalah dengan memasukkan semacam alat melalui pembuluh darah ke dalam jantung. Alat itu akan membuat jantung rekat kembali dalam beberapa waktu. “Jadi dapat diatasi tanpa harus melakukan operasi,” jelas Ario.

Ario menambahkan, pada usia lanjut, orang yang menderita penyakit jantung kemungkinan besar dapat tekena stroke, karena keduanya saling berkaitan. Keduanya mempunyai faktor pencetus yang sama, yaitu hipertensi, obesitas, gula, dan kolestrol. Mekanismenya pun sama, yaitu gangguan pada pembuluh darah, hanya saja perbedaanya pada letak, yaitu di jantung dan di otak.

Menurut Ario, seseorang yang mengalami pengentalan darah pada usia muda dapat memicu terjadinya penyakit stroke. Meskipun hal ini bukanlah penyebab yang cukup sering, namun menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan stroke pada usia muda. Selain itu, faktor keturunan menjadi salah satu penyebab stroke pada usia muda.

Di akhir pemaparannya, ia menegaskan penyakit stroke dapat menyerang seseorang pada usia muda. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya stroke adalah dengan menerapkan pola hidup sehat sejak dini, mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, dan melakukan olahraga secara benar dan teratur. (rizka)

Tinggalkan Balasan