Periksakan Gigi Anak Sebelum Terlambat

Berita 15 Sep 2021 0 43x

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah  Senin (14/9), akun Instagram @parentalk.id mengadakan siaran langsung dengan mengusung tema “Menjaga Kesehatan Gigi Anak di Masa Pandemi” dengan menghadirkan Annisa Khairani (Dokter Spesialis Kedokteran Gigi Anak di RS UI” sebagai narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, Annisa menjelaskan bahwa pemeriksaan gigi pada anak sebaiknya dilakukan sedini mungkin, guna memastikan kalau anak akan memiliki kualitas dan bentuk gigi permanen yang bagus. Jika tidak diperiksakan, lanjutnya, kerusakan pada gigi susu anak akan mempengaruhi pertumbuhan gigi permanennya. Pemeriksaan gigi yang dilakukan sejak dini akan membuat pertumbuhan gigi permanen anak menjadi lebih terkontrol.

Menurut Annisa, setiap anak memiliki frekuensi pemeriksaan gigi yang berbeda-beda, tergantung pada kondisi gigi si anak. Jika kondisi gigi anak baik-baik saja atau bagus, anak dapat melakukan pemeriksaan gigi selama 4 bulan sekali tergantung hasil evaluasi dokter giginya. Namun jika memiliki keluhan terhadap giginya, seperti sakit gigi, sesegera mungkin melakukan pemeriksaan ke dokter gigi agar langsung ditangani.

Mengenai tips mengajak anak ke dokter gigi, Annisa menjelaskan, “membawa anak ke dokter gigi itu upayakan seperti kita mengenalkan ke suatu tempat yang menarik. Jadi jangan sampai dia sudah ada keluhan, baru kita: yuk, ke dokter gigi”.

Baca Juga: Pola Asuh Anak menurut Rasulullah

Menurutnya, pengalaman merasakan sakit gigi akan membuat anak semakin menolak pergi periksa ke dokter gigi. Oleh karenanya, ia menyarankan kepada orang tua untuk membawa anak ke dokter gigi sebelum terjadi keluhan. Alasan lain adalah agar dokter dapat melakukan evaluasi dan melihat kondisi gigi anak tanpa perlu membuatnya takut.

Agar anak tidak takut saat pemeriksaan gigi, Annisa menyarankan agar orang tua mengenalkan anak terlebih dahulu hal-ihwal mengenai gigi, misalnya dengan menggunakan menampilkan video-video edukasi tentang gigi atau menggunakan buku-buku tentang gigi yang menarik.

Bagi orang tua yang merasa takut untuk membawa anaknya ke dokter gigi karena pandemi, kata Annisa, orang tua bisa memilih klinik-klinik dokter gigi yang penerapan protokolnya ketat, sudah sesuai standar, dan sesuai dengan kebutuhan anak.

Di akhir penjelasannya, Annisa mengingatkan bahwa membiasakan anak untuk menjaga kebersihan mulut dan rajin sikat gigi bisa dimulai sejak anak masih bayi. Menurutnya, sejak anak masih bayi, orang tua bisa membiasakan untuk menstimulus anak dengan rajin membersihkan lidah dan mulut dengan kain yang bersih. (fathia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *