Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, SMP Muven Gelar Vaksinasi Tahap Pertama

Berita 31 Agu 2021 0 41x

Surabaya, Suara ‘Aisyiyah – Sebagai persiapan jika sewaktu-waktu Pemkot Surabaya memberikan izin untuk menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, SMP Muhammadiyah 11 Surabaya (Muven) menggelar vaksinasi tahap pertama, Senin (30/08).

Kepala SMP Muven Arief Himawan mengatakan, sebanyak 444 siswa dan siswi SMP Muven mulai dari kelas VII, VIII, dan IX melakukan vaksinasi tahap pertama. Setelah vaksinasi, pihak sekolah akan memberikan pilihan kepada wali murid untuk menyelenggarakan PTM terbatas yang mana sudah mendapatkan izin dari Pemkot, jadwal pun sudah ditata dan diatur dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat.

“Sebenarnya pihak sekolah sudah mengajukan vaksinasi sejak lama, namun karena pihak Puskesmas jadwal vaksinasi kepada warga sangat padat, sehingga baru hari ini bisa dilaksanakan,” ungkap Arief.

Baca Juga: Alami Efek Samping Setelah Vaksinasi Covid-19? Jangan Khawatir!

Hal senada juga disampaikan perwakilan EduVak RCCE Dupak, Sutikno. Menurutnya, dengan adanya percepatan vaksinasi di sekolah-sekolah, diharapkan PTM terbatas bisa segera dilaksanakan. Sebagian besar siswa sangat antusias dengan pembelajaran tatap muka, karena merasa bosan dengan pembelajaran secara daring di rumah.

“Vaksinasi ini adalah sebagai ikhtiar kita, sehingga keragu-raguan sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya tidak ada lagi, namun jangan lupa untuk tetap menjaga prokes dengan 5 M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumuman, dan membatasi interaksi). Juga jangan takut dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Jika badan terasa hangat, banyak minum air putih dan istirahat yang cukup,” papar Sutikno.

Sementara itu, Anindiya Larasati, salah satu siswi kelas VII E mengaku sangat senang sekali seandainya dilaksanakan pembelajaran tatap muka, karena akan bisa bertemu dengan teman-teman. Selain itu, ia juga mengaku kalau materi yang disampaikan melalui pembelajaran daring kurang bisa dipahami dan membuat bosan.

Sekadar diketahui, dalam acara ini hadir pula kepala Puskesmas Dupak, Bhabinkamtibmas Dupak, dan Babinsa Dupak. (Yuda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *