Berita

PP Aisyiyah Luncurkan Gerakan Nasional Paralegal

Gerakan Nasional Paralegal Aisyiyah

Yogyakarta, Suara ‘AisyiyahDalam perjalanannya, ‘Aisyiyah telah memainkan peran luar biasa dalam kerja-kerja sosial, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sebagainya. Menurut Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Atiyatul Ulya, peran tersebut perlu ditingkatkan lagi, terutama peran di bidang hukum.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam peluncuran Gerakan Nasional Paralegal, Jumat (9/9). Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Peran ‘Aisyiyah dalam Pendampingan Hukum pada Perempuan dan Anak untuk Indonesia Berkemajuan” itu berlangsung di Ruang Amphitheater Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum PP ‘Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini, Wakil Menteri Hukum dan HAM RI Edward Omar Sharif Hiariej, Rektor UAD Muchlas Arkanuddin, dan perwakilan PWA DIY dan Jawa Tengah.

Baca Juga: Penegakan Hukum Tebang Pilih, Apa yang Harus Dilakukan?

Lebih lanjut, Atiyatul menegaskan bahwa perlindungan hukum terhadap kelompok rentan perlu mendapat perhatian lebih. Pasalnya, sebagai negara hukum, Indonesia masih mempunyai PR besar dalam konteks penegakan hukum yang adil dan berkeadilan. Dalam konteks itulah kehadiran Pos Bantuan Hukum (Posbakum) ‘Aisyiyah dalam rangka memberikan bantuan hukum (litigasi dan mitigasi) kepada kelompok rentan menjadi relevan.

“Dalam UUD Nomor 16 tahun 2011 Pemerintah memberikan peluang tentang bantuan hukum, untuk ikut berperan dalam memberikan bantuan bagi mereka yang membutuhkan yang biasanya disebut paralegal. Oleh karena itu penting bagi ‘Aisyiyah untuk mengembangkan Posbakum yang ada di 25 Provinsi seluruh negeri dengan berbagai bantuan, baik preventif, pencegahan, dan rehabilitatif,” ujar Atiyatul.

Kegiatan Gerakan Nasional Paralegal ‘Aisyiyah ini rencananya akan dilakukan secara bergulir di 13 provinsi yang sudah siap menjalankan kegiatan paralegal secara mandiri. Ia  mengapresiasi Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) yang telah bersama-sama meningkatkan peran di bagian lembaga hukum. Menurut dia, kegiatan tidak akan berjalan baik tanpa kerja sama berbagai pihak.

Sementara itu, Muchlas selaku Rektor UAD mengapresiasi agenda besar ‘Aisyiyah ini. Kiprah ‘Aisyiyah dalam bidang hukum dan HAM ini, menurut dia, adalah momentum untuk melakukan akselerasi di bidang paralegal. “Saya merasa bangga dengan ‘Aisyiyah. Luar biasa,” kata dia. (sb)

Related posts
Berita

Aisyiyah Terima Penghargaan BKKBN

Jakarta, Suara ‘Aisyiyah – ‘Aisyiyah menerima penghargaan dari Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) atas dukungan, komitmen, dan partisipasi dalam layanan intervensi…
Berita

Pidato Pertama Salmah Orbayinah sebagai Ketua Umum PP Aisyiyah 2022-2027

Surakarta, Suara ‘Aisyiyah – Dimulai dengan sapaan yang hangat dan bersahaja, Salmah Orbayinah mengucapkan di hadapan peserta muktamar, “Terima kasih yang sebesar-besarnya…
Berita

Resmi! Salmah Orbayinah Terpilih menjadi Ketua Umum PP Aisyiyah Periode 2022-2027

Surakarta, Suara ‘Aisyiyah – Sidang Pleno X telah menetapkan Salmah Orbayinah sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Periode 2022-2027. Selain itu, telah…

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *