Berita

PP Muhammadiyah Minta Naskah Akademik Kebijakan Pendidikan Nasional

Jakarta, Suara ‘Aisyiyah – Kepala Kepala Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek Anindito Aditomo beserta jajarannya bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah untuk mengkonsultasikan beberapa hal terkait kebijakan nasional, terutama rencana pengajuan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan rencana implementasi kurikulum prototip.

Anindito menjelasankan bahwa Kemendikbudistek berencana memasukkan lagi RUU ini ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas) pada tahun 2022, pada 2021 kemarin karena satu dan lain hal meleset.

“Kami mohon dukungan dari Muhammadiyah, karena jika tertunda lagi nanti akan bentrok pada tahun politik,” ujar Anindito pada Senin (24/1).

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyambut baik berbagai inovasi kebijakan dari Kemendikbudristek. “Kami menyambut baik dan akan merespons secara kelembagaan,” ujarnya.

“Karena itu, kami memohon kepada Kemendikbudristek untuk dapat menyerahkan kepada kami naskah akademik yang komprehensif. Karena ada kritik di masyarakat bahwa Kemendikbudristek melakukan perubahan dengan hanya menyertakan presentasi power point, tidak disertai naskah akademik yang lengkap,” imbuhnya.

Baca Juga: Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Gelar Workshop Akselerasi Mutu Sekolah

Abdul Mu’ti menambahkan bahwa Muhammadiyah akan memberikan tanggapan pada dokumen yang lengkap, bukan pada informasi yang parsial, apalagi hanya melalui lisan atau media.

Anindito menyanggupi permintaan itu dan akan menyerahkan dokumen yang lengkap dan akan berdialog dengan Muhammadiyah, terutama pada pasal-pasal yang mungkin akan mengundang kontroversi atau berpotensi flammable.

Hal berikutnya adalah terkait rencana penerapan kurikulum prototip. “Kurikulum prototip ini memberikan fleksibilitas, karena tidak dikunci harus sekian jam dalam seminggu. Jadi ini memberikan ruang pada sekolah untuk berinovasi dalam penerapan kurikulum. Apalagi banyak sekolah-sekolah Muhammadiyah yang sudah maju dalam berinovasi,” ujar Anindito.

Anindito juga menambahkan bahwa beberapa sekolah Muhammadiyah yang berpartispasi dalam program sekolah penggerak juga sudah mulai bereksperimentasi dengan kurikulum baru ini.

Abdul Mu’ti mengatakan bahwa sebaiknya Kemendikbudsitek kulo nuwun terlebih dahulu dengan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah sebelum melibatkan sekolah-sekolah Muhammadiyah karena dalam beberapa kasus menimbulkan permasalahan di internal Muhammadiyah dalam hal penyelengaraan pendidikan.

“Misalnya soal kepala sekolah yang tidak boleh diganti ketika sekolahnya terpilih menjadi sekolah penggerak. Karena bisa saja kepala sekolah itu sudah dua kali periode dan menurut aturan kami sudah harus diganti,” ujar Abdul Mu’ti.

Staf Khusus Mendikbudristek Hamid Muhammad mengatakan sebetulnya kepala sekolah bisa diganti selama dikomunikasikan dengan kementerian.

Anindito juga menyanggupi untuk selanjutnya akan selalu berdialog dengan Muhammadiyah untuk mendiskusikan berbagai hal terkait kebijakan pendidikan nasional.

Selain Hamid Muhammad, juga hadir Sekretaris BSKAP Suhadi dan Plt. Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran BSKAP Zulkifli Anas mendampingi Anindito.

Abdul Mu’ti didampingi Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Sungkowo Mudjiamano dan Sekretaris Majelis Dikdasmen Alpha Amirrachman. (Hendra A)

Related posts
Wawasan

Mengantisipasi Infiltrasi Salafi

Oleh: M. Husnaini* Pimpinan dan aktivis Muhammadiyah di banyak tempat kerap mengeluhkan fenomena masuknya Salafi ke lingkungan Muhammadiyah. Salafi memang diakui memiliki…
Berita

Abdul Mu’ti Ajak Warga Muhammadiyah Sikapi Pemilu 2024 dengan Arif dan Bijaksana

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – PP Muhammadiyah mengawali Pengajian Umum tahun 2024 dengan mengusung tema “Muhammadiyah dan Pemilu 2024”. Pengajian yang berlangsung secara…
Sosial Budaya

Adaptasi Teknologi Muhammadiyah: Catatan dari Gen Z

Oleh: Avra Abida El Ravi Lahir dan besar di keluarga Muhammadiyah tidak lantas membuat seseorang merasa dirinya adalah kader Muhammadiyah. Ini dialami…

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *