Praktik Baik Penggunaan Participatory Analysis and Reflection (PAR) dalam Refleksi Program LLHPB PPA Tahun 2015 – 2020

Berita 6 Jan 2021 0 136x

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah selenggarakan refleksi kinerja selama 5 tahun kepengurusan LLHPB PP ‘Aisyiyah Periode 2015 – 2020.

Refleksi yang dilakukan meliputi seluruh aspek yang meliputi kepemimpinan, pelaksanaan program kerja, administrasi, dan keuangan, dengan menggunakan pendekatan Participatory Analysis and Reflection (PAR). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus LLHPB PP ‘Aisyiyah pada hari Sabtu (2/1) Pukul 09.00 – 12.00 WIB secara daring melalui aplikasi teleconference ZOOM Cloud Meeting.

Dalam sambutan yang disampaikan Nurni Akma, tujuan refleksi menggunakan teknik Participatory Analysis and Reflection (PAR) adalah untuk membangun pemahaman bersama tentang capaian dari program-program yang telah dikerjakan oleh suatu organisasi. “Jadi setiap program hendaknya pengurus LLHPB Pusat mengetahui kelebihan dan kekurangannya,” ungkap Nurni selaku Ketua LLHPB PP ‘Aisyiyah pada periode kepengurusan ini. Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa selama ini yang mengetahui betul mengenai program hanya beberapa orang pengurus saja. Maka, dengan adanya PAR ini harapannya kita sebagai pengurus LLHPB akan bekerja dan memahaminya secara bersama-sama.

Pertemuan Refleksi yang menggunakan teknik PAR (Participatory Analysis and Reflection) ini difasilitatori oleh Rahmawati Husein, Ph.D selaku Wakil Ketua LLHPB PP ‘Aisyiyah. Ia menjelaskan bahwa tujuan PAR secara umum yaitu untuk melakukan evaluasi, analisis, dan refleksi bersama. “Jadi hal ini kita lakukan untuk mendapatkan informasi lebih mendalam dari apa yang sudah kita capai, apa yang sudah kita kerjakan, kemudian kita diskusikan apa saja kendala-kendala yang dihadapi, dan apa pembelajaran dari proses program yang telah kita laksanakan,” terangnya.

Sementara tujuan khususnya yaitu agar Ibu-Ibu LLHPB ‘Aisyiyah mampu membangun pemahaman bersama tentang perkembangan program. “Jadi Ibu-Ibu yang menjadi anggota LLHPB diharapkan memahami program-program yang sudah kita putuskan bersama, kemudian ketika kita sepakat untuk menjalankan kegiatan itu,” Rahmawati Husein mengungkapkan, refleksi ini menjadi pembelajaran bagi LLHPB supaya program-program ke depan dan masalah-masalah yang kiranya pernah terjadi tidak terulang kembali.

Dalam memfasilitatori diskusi refleksi ini, Rahmawati Husein memberi kesempatan kepada setiap orang anggota pengurus LLHPB PP ‘Aisyiyah yang hadir untuk berbicara menyampaikan pendapatnya tentang capaian dan tantangan program LLHPB yang sudah terlaksana, serta menyampaikan solusi, dan rekomendasi bagi implementasi program LLHPB untuk ke depannya. Selama dua setengah jam pertemuan ini berlangsung, menghasilkan kesepakatan tentang 5 capaian program terpenting, 5 tantangan program, serta 7 solusi dan rekomendasi program LLHPB ke depan. Catatan hasil kesepakatan tersebut masih akan diolah, untuk dinarasikan lebih lanjut, dan kemudian dilaporkan secara resmi ke Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah.

Kontributor: Dzikrina Farah Adiba (Relawan LLHPB ‘Aisyiyah)

Editor: Tami

Tinggalkan Balasan